Sleman (ANTARA Jogja) - Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Universitas Atma Jaya Yogyakarta menggelar lomba balap dan festival perahu "othok-othok" atau "race putt-putt boat" yang digerakkan uap panas, di Yogyakarta.

"Lomba dan festival perahu `othok-othok` ini merupakan yang pertama kali di Indonesia, namun di luar negeri lomba seperti itu sedang menjadi tren," kata ketua panitia kegiatan Bonifasius Yoga Pratama Wijaya di Yogyakarta, Sabtu.

Menurut dia, lomba yang diikuti sejumlah mahasiswa dari perguruan tinggi negeri dan swasta di Yogyakarta serta Jawa Tengah itu, merupakan bagian dari kegiatan tahunan Himpunan Mahasiswa Fakultas Teknik Industri (HMTI UAJY), dan Teknik Industri On the Spot (TIOS).

"Kegiatan ini sudah berlangsung tiga hari, yakni sejak Kamis (24/5) hingga hari ini (Sabtu 26/5)," katanya.

Ia mengatakan kegiatan tersebut dibagi dalam dua kategori yakni lomba adu cepat dan festival. Lomba adu cepat pemenangnya ditentukan dari perahu yang lebih dahulu menyentuh garis finish, mulai dari babak penyisihan hingga final.

"Sedangkan kategori festival, pemenang ditentukan dari voting peserta dan penilaian tim juri, berlangsung mulai pukul 08.00 WIB," katanya.

Bonifasius mengatakan lomba ini diikuti puluhan kelompok, yang masing-masing kelompok terdiri atas tiga orang, dengan menampilkan satu perahu "othok-othok".

"Peserta ada yang dari satu kampus, seperti Atma Jaya, namun ada juga yang gabungan seperti dari Atma Jaya dan Duta Wacana atau UGM Yogyakarta, UNS Solo, maupun STTNAS Yogyakarta," katanya.

Ia mengatakan kegiatan tersebut dimeriahkan dengan bazaar makanan dan permainan.

Pada hari ketiga ini adalah acara puncak yang menampilkan festival kapal "othok-othok" dari 22 kelompok, serta balapan kapal "othok-othok" yang diikuti 29 kelompok dari berbagai universitas di Jateng-DIY seperti UAJY, UGM, UPN, dan UNS.

"Kegiatan TIOS ini diharapkan dapat menjadi sarana realisasi kreativitas anak muda melalui kegiatan-kegiatan yang positif," katanya.

(V001)

Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar