Jogja  (ANTARA Jogja) - Mekanisme "self entry" dalam proses pendaftaran peserta didik baru tahun ajaran 2012/2013 di Kota Yogyakarta secara daring, khususnya untuk sekolah-sekolah negeri, akan mulai diberlakukan.

"Dengan mekanisme `self entry`, calon siswa baru tidak perlu datang berbondong-bondong ke sekolah diantar keluarganya untuk melakukan pendaftaran," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Edy Heri Suasana di Yogyakarta, Senin.

Menurut dia, calon siswa baru cukup melakukan pendaftaran dengan cara membuka laman pendaftaran siswa baru yang beralamat di yogya.siap-ppdb.com dengan memasukkan data yang diminta.

Calon siswa baru kemudian melakukan verifikasi data ke sekolah yang dituju, misalnya dengan membawa surat keputusan hasil ujian nasional (SKHUN) asli, fotokopi ijazah, dan fotokopi kartu keluarga.

Seluruh sekolah negeri di Kota Yogyakarta untuk jenjang SMP, SMA dan SMK akan mengikuti mekanisme pendaftaran secara online.

Namun, untuk jenjang SD tidak semuanya melakukan pendaftaran peserta didik baru (PPDB) dengan mekanisme online. Dari 95 SD negeri yang ada di Kota Yogyakarta, baru 12 SD yang menerapkan pendaftaran secara online.

"Baru ada 12 SD yang akan menerapkan pendaftaran secara online. Ini juga akan menjadi bahan uji coba bagi kami," katanya.

Di Kota Yogyakarta, terdapat empat unit pelaksana teknis (UPT) SD. Di masing-masing UPT, telah ditetapkan tiga SD yang akan melakukan uji coba pelaksanaan pendaftaran secara online.

SD tersebut adalah, SD Negeri Ungaran I, SD Negeri Serayu dan SD Negeri Lempuyang Wangi mewakili UPT Yogyakarta Utara.

Di UPT Yogyakarta Timur terdapat SD Negeri Glagah, SD Negeri Giwangan dan SD Negeri Kotagede I, sedang di UPT Yogyakarta Selatan terdapat SD Negeri Pujokusuman I, SD Negeri Suryodiningratan I dan SD Negeri Keputran A.

Sementara itu, di UPT Yogyakarta Barat terdapat SD Negeri Tegalrejo I, SD Negeri Tegalrejo II dan SD Negeri Petinggen.

Ketua Panitia PPDB Kota Yogyakarta Samiyo mengatakan, meyakini bahwa sumber daya manusia dan sarana prasarana di SD terpilih tersebut mampu menyelenggarakan pendaftaran secara online.

"Tahun sebelumnya, SD-SD tersebut juga sudah melakukan pendaftaran semi online dan tidak ada banyak masalah yang ditemui," katanya.

Pada pelaksanaan pendaftaran secara online ini, daya tampung di bangku SD negeri adalah 924 siswa, SMP negeri sebanyak 3.414 siswa, SMA negeri 2.649 siswa dan SMK negeri 3.567 siswa.

Pelaksanaan PPDB akan dibedakan dalam dua tahap, yaitu tahap untuk siswa dari keluarga pemegang kartu menuju sejahtera (KMS) dan siswa reguler.

Pendaftaran siswa KMS untuk SMP/SMA/SMK akan dilakukan pada 25-26 Juni.

Sedang pendaftaran reguler SD dilakukan pada 25-27 Juni.

Khusus untuk SMP/SMA/SMK, sudah bisa dilakukan pengajuan pendaftaran dalam sistem online tersebut pada 18 Juni hingga 4 Juli.

Namun demikian, calon siswa SMP wajib melakukan verifikasi pendaftaran pada 4-6 Juli dan SMA/SMK 2-4 Juli di salah satu sekolah pilihan.
(E013)

Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar