Sidoarjo (ANTARA Jogja) - Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara X mengembangkan program wisata sejarah di 11 pabrik gula peninggalan pemerintah kolonial Belanda yang kini dikelola perusahaan tersebut.


Kepala Bidang Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) PTPN X Wasis Pramono di sela acara "Touring Peduli Lingkungan" di Pabrik Gula Watoetoelis, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu, mengatakan pihaknya terus melakukan berbagai pembenahan di seluruh pabrik, mulai masalah kebersihan hingga penataan lingkungan.


"Mulai tahun lalu, manajemen perusahaan sudah mencanangkan program kebersihan dan penghijauan di lingkungan pabrik gula sebagai aspek pendukung kegiatan wisata sejarah tersebut," katanya.


Menurut Wasis, selama ini sebenarnya sudah banyak wisatawan asing yang mengunjungi pabrik gula, terutama dari Belanda, untuk bernostalgia dan melihat peninggalan nenek moyang mereka yang masih tersisa.


Sebanyak 11 pabrik gula PTPN X yang tersebar di Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Nganjuk Kediri, dan Tulungagung, Jawa Timur, sebagian besar kondisi bangunan dan mesin produksinya masih asli buatan tahun 1800 hingga 1900-an.


Kesebelas pabrik gula itu adalah Watoetoelis, Toelangan, Kremboong (ketiga di Sidoarjo), Gempolkrep (Mojokerto), Djombang Baru, Tjoekir (Jombang), Lestari (Nganjuk), Meritjan, Pesantren Baru, Ngadiredjo (Kediri) dan Modjopanggoong (Tulungagung).


Bahkan, di sejumlah pabrik gula masih terdapat kereta api dengan tenaga mesin ketel uap yang difungsikan untuk mengangkut tebu.


"Ide membuka program wisata sejarah pabrik gula ini berawal dari keberadaan Monumen Kapal Selam di pusat Kota Surabaya. Kami ingin memberikan pemahaman sejarah soal industri gula kepada masyarakat, terutama kalangan pelajar," kata Wasis.


Untuk mempromosikan program ini, lanjut Wasis, pihaknya mengajak seluruh karyawan PTPN X melakukan sosialisasi kepada masyarakat, termasuk memanfaatkan media jejaring sosial.


"Kami belum mematok target karena wisata sejarah ini program baru. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan program ini menjadi salah satu sumber pendapatan bagi perusahaan untuk ke depannya," ujarnya.


Sementara itu, kegiatan "Touring Peduli Lingkungan" yang dilakukan Serikat Pekerja PTPN X diikuti sekitar 150 karyawan dengan kegiatan penanaman pohon di sekitar lingkungan pabrik gula dan penyerahan bantuan untuk masyarakat.


Wasis Pramono mengatakan bahwa program penghijauan yang pelaksanaannya sejak 2011 menargetkan penanaman sekitar 100 ribu berbagai jenis bibit tanaman. "Tidak hanya di pabrik gula, tetapi juga berbagai daerah lain di Jatim," katanya.


(D010)

Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar