Bantul (ANTARA Jogja) - Jajaran Polsek Banguntapan dan Polres Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta membongkar dan menggagalkan upaya penyeludupan puluhan sepeda motor yang mengalami kredit macet ke Timor Leste.

"Puluhan sepeda motor berbagai tipe dan merk ini disita dari seorang penadah berinisial Kwt (27) warga Glagah, Tamanan, Banguntapan, Bantul," kata Kapolres Bantul Ajun Komisaris Besar Polisi Dewi Hartati, Jumat.

Menurut dia, penyitaan puluhan sepeda motor tersebut telah berlangsung sejak Jumat (13/7).

"Saat itu kami menyita delapan unit motor berbagai merek, serta puluhan STNK dan plat nomor kendaraan di wilayah DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Beberapa hari berikutnya kembali menyita 12 unit motor di biro jasa pengiriman di kawasan stasiun kereta api di Kota Yogyakarta," katanya.

Ia mengatakan sebanyak 12 unit motor itu rencananya akan dikirim ke Surabaya, untuk selanjutnya dari Surabaya akan dibawa ke Timor Leste.

"Sudah ada 17 unit motor berbagai merek dan tipe yang telah di kirim ke Surabaya," katanya.

Ia mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pelacakan dan koordinasi dengan Direktorat Reskrim Polda Jawa Timur.

"Kemungkinan ada oknum Bea Cukai Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya terlibat dalam penyelundupan motor ini, karena meski puluhan motor tidak dilengkapi dengan dokumen resmi dan asli namun bisa lolos dikirim ke Timor Leste," katanya.

Kapolsek Banguntapan, Bantul Kompol Arifin Sihombing mengatakan kasus ini bermula dari aduan masyarakat yang langsung ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan.

"Dari penyelidikan di lapangan kami berhasil membongkar dan mengamankan seorang yang diduga sebagai penyetor motor `leasing` tersebut," katanya.

(V001)

Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar