Kulon Progo (ANTARA Jogja) - Pawai memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-67 di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, diikuti 100 kontingen dan berlangsung meriah.

Kontingen peserta berasal dari sekolah-sekolah mulai tingkat SD hingga SMA, serta instansi-instansi Pememerintah Kabupaten (Pemkab). Pawai dimeriahkan juga oleh enam kontingen drumband. Iring-iringan dilepas oleh Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo, kemudian menempuh rute seputar kota Wates. 

"Penyelenggaraan kegiatan yang rutin digelar setiap tahun dalam rangka memperingati kemerdeaan RI bertujuan untuk untuk menumbuhkan nilai-nilai perjuangan dan kegotong royongan. Kami menilai kegiatan ini mampu mejadi wahana yang positif dan edukatif baik bagi pelajar maupun bagi masyarakat," kata ketua panitia penyelenggara pawai, Sri Mulatsih di Kulon Progo, Rabu.

Terkait banyaknya kontingen yang mengenakan batik "gebleg renteng", khususnya kontingen dari intansi pemerintah, kata Sri, panitia memberikan kebebasan untuk menentukan pakaian masing-masing. Namun ternyata instansi-instansi sangat antusias mengenakan seragam batik motif gebleg renteng yang belum lama ini dilaunching oleh Bupati Hasto Wardoyo tersebut.

“Sebenarnya tidak mewajibkan hanya kreativitas masing-masing instansi. Karena semangat gebleg rentengnya yang luar biasa sehingga hampir semua instansi menggunakan batik gebleg renteng. Mereka semangat untuk memanfaatkan batik gebleg renteng sekaligus dalam rangka menyemangati masyarakat dalam gerakan bela dan beli Kulon Progo,” kata Sri.

(KR-STR)

Editor: Mamiek
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar