Surabaya (ANTARA Jogja) - Panitia lomba balap sepeda internasional di Jawa Timur "Banyuwangi Tour de Ijen" (BTdI) pada 7-9 Desember 2012, mengundang sebanyak 10 tim asing dan 10 tim dalam negeri untuk ambil bagian.

Ketua Pengcab Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kabupaten Banyuwangi sekaligus Panitia Penyelenggara BTdI, Guntur Priambodo, di Surabaya, Jumat, mengatakan, saat ini sudah ada delapan tim asing yang memberikan konfirmasi untuk hadir.

"Mereka antara lain berasal dari Malaysia, Australia, Jepang, Brunei Darussalam, Iran, Singapura, dan Filipina. Sementara tim dari Kazakhstan, dan Taiwan belum memberikan konfirmasi," katanya.

Sedangkan untuk peserta lokal, sejumlah tim yang diundang adalah PSN Surabaya, CCC Jakarta, Putra Perjuangan Bandung, WSP Yogyakarta, Kencana Bike Malang, dan tuan rumah Banyuwangi Road Cycling Club (BRCC).

Ditemui usai mendampingi Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas beraudiensi dengan KONI Jatim, Guntur menjelaskan bahwa balapan grade 2.2 yang baru pertama kali digelar ini telah didaftarkan ke UCI (Organisasi Balap Sepeda Internasional).

"Tour de Ijen akan menjadi kalender tahunan UCI, melengkapi balapan TdEJ (Tour de East Java) yang sudah lebih dulu digelar di Jatim," katanya.

Balapan BTdI 2012 akan terbagi dalam dua etape jalan raya dan satu kriterium di pusat kota Banyuwangi sebagai penutup dengan total jarak tempuh lebih kurang 340 kilometer.

Etape pertama dengan rute Kota Banyuwangi menuju objek wisata Pulau Merah, kemudian etape kedua dari Kalibaru menuju objek wisata Kawah Ijen.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengemukakan, BTdI merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan "Banyuwangi Ijen Festival 2012" untuk ajang promosi pariwisata dan potensi daerah setempat.

Selain lomba balap sepeda, pada BIF 2012 juga digelar "Banyuwangi Etnic Carnival" dan Festival Seni Kawung, yang keduanya menampilkan berbagai potensi seni budaya Kabupaten Banyuwangi.

"Dengan mengundang peserta asing untuk ikut Tour de Ijen, kami ingin berbagai potensi yang ada di Banyuwangi bisa lebih dikenal dunia internasional," kata Anas.

Sebagai bentuk keseriusan dari penyelenggaraan BTdI, lanjut Anas, pihaknya kini sedang membenahi infrastruktur jalan sepanjang lebih kurang 250 kilometer yang menjadi rute balapan.

(D010)

Editor:
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar