Jogja (ANTARA Jogja) - Sekitar 5.000 peserta akan mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-256 Kota Yogyakarta di halaman Balai Kota Yogyakarta, Minggu (7/10) malam.

"Upacara ini selain diikuti oleh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta, juga akan diikuti oleh elemen-elemen masyarakat lainnya. Ini yang membedakan dari tahun-tahun sebelumnya," kata Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan Achmad Fadli di Yogyakarta, Sabtu.

Menurut dia, upacara tersebut akan digelar dalam nuansa tradisional Yogyakarta karena seluruh peserta upacara harus mengenakan pakaian khas Yogyakarta yaitu surjan untuk laki-laki dan kebaya untuk perempuan.

Pada upacara tersebut, seluruh aba-aba dalam upacara juga akan disampaikan dalam Bahasa Jawa dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X direncanakan bertindak sebagai inspektur upacara.

Untuk menyemarakkan jalannya upacara, akan ditampilkan defile dari 14 kecamatan dan atraksi seni dari tujuh kampung wisata serta sendratari kolosal.

Defile bregada kampung wisata, di antaranya adalah Bregada Diposatrio dari Dipowinatan, Pasembaja dari Cokrodiningratan akan mengawali defile. Tidak ketinggalan, dua ekor gajah koleksi Kebun Binatang Gembira Loka juga akan ambil bagian dalam prosesi upacara tersebut.

"Dalam upacara itu juga akan disampaikan ikrar masyarakat Yogyakarta untuk Jogja Istimewa," katanya.

Ikrar tersebut, lanjut dia, berisi semangat dan tekad masyarakat untuk mewujudkan cita-cita bersama dengan filosofi Segoro Amarto (Semangat Gotong Royong Agawe Majune Ngayogyakarta) dalam kehidupan sehari-hari.

"Masyarakat akan menggunakan Segoro Amarto tersebut sebagai titik awal untuk mewujudkan Jogja Istimewa," katanya.

Rencananya, pembacaan ikrar akan dipimpin langsung oleh Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti dengan iringan pasikan gajah, sebagai lambang semangat yang besar, bergelora dan bertekad bulat untuk mewujudkan cita-cita.

Selain di upacara di Balai Kota Yogyakarta, upacara peringatan hari ulang tahun Yogyakarta juga akna dilakukan di sekolah-sekolah mulai SD hingga SMA pada Senin (8/10) juga dengan menggunakan tata upacara bebahasa Jawa dan busana Jawa.

(E013)

Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar