Kulon Progo (ANTARA Jogja) - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengusulkan upah minimum kabupaten 2013 mencapai Rp920 ribu.

Kasi Hubungan Industrial Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kulon Progo, Agus DS di Kulon Progo, Sabtu, mengatakan, usulan tersebut disampakan oleh Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo, bahwa upah minimum kabupaten (UMK) 2013 Rp920 ribu. Angka ini lebih rendah dari usulan Dewan Pengupahan dan angka prediksi Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Bulan Desember.

"Dewan pengupahan Kabupaten Kulon Progo mengusulkan range antara Rp931.100 hingga Rp950.500. Sementara berdasar survei, KHL regresi atau perkiraan Bulan Desember mencapai Rp925 ribu.Tapi bupati memilih angka Rp920 ribu untuk UMK tahun 2013," kata Agus.

Angka UMK Rp920 ribu per bulan yang diusulkan bupati sudah di atas KHL rata-rata Januari hingga September 2012. Di mana, KHL bulan tersebut berdasarkan survei dewan pengupahan sebesar Rp906 ribu.

"UMK sebesar Rp920 ribu ini masih cukup besar. Karena nanti, ada kewajiban perusahaan membayar uang lembur diluar gaji pokok," kata dia.

Dia mengatakan, usulan bupati berada di atas UMK kabupaten sekitar Kulon Progo seperti Kabupaten Magelang yang hanya Rp901 ribu, serta Purworejo hanya Rp840 ribu. "Angka Rp920 ribu, sudah tiga persen di atas UMP DIY 2012," kata dia.

Kata dia, Usulan UMK sudah disampaikan ke Gubernur. Harapannya, UMK ini resmi ditetapkan pertengahan November. Dengan demikian dapat langsung disosialisasikan kepada perusahaan di Kulon Progo.

"Di sini ada 280 perusahaan dengan jumlah pekerja mencapai 8.542 orang. Rata-rata perusahaan kecil, yang besar dengan pekerja di atas 1.300 hanya ada dua perusahaan saja," kata dia.

(KR-STR)

Editor: Mamiek
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar