Sleman (ANTARA Jogja) - Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat, melaksanakan "Gelar Husada" yang merupakan puncak kegiatan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-48 dengan menerjunkan 100 anak "Tanggap Bocah" untuk memantau jentik nyamuk.

"Kami sengaja melibatkan anak-anak yang tergabung dalam `Bocah Tanggap` untuk turut memantau perkembangbiakan jentik nyamuk di sekitar mereka, terutama di tempat tinggalnya," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman Malifindati Nuraini di gedung perkantoran Pemerintah Kabupaten Sleman.

Menurut dia, pelibatan anak-anak sebagai juru pemantau jentik (jumantik) ini karena anak-anak lebih semangat dan teliti dalam melakukan pemantauan sehingga harapannya dapat membantu menekan angka kasus penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Sleman.

"Hingga saat ini ada 100 jumantik yang dikerahkan untuk mengawasi perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD," katanya.

Dalam kesempatan itu, para jumantik ini dijak memantau jentik di penampungan air di lingkungan Pemkab Sleman.

Sementara itu peringatan Hari Kesehatan Nasional tingkat Kabupaten Sleman, yang mengusung tema "Sleman Cinta Sehat : Ibu Selamat Anak Sehat" tersebut selain diisi dengan pemantauan jentik nyamuk oleh "Bocah Tanggap" juga dimeriahkan gelar senam yang diikuti sekitar 1.000 orang dari instansi maupun masyarakat umum dilanjutkan dengan gerak jalan santai.

"Di sekitar lapangan juga diadakan lomba lukis dan mewarnai, gerakan cuci tangan dengan sabun massal, tes kebugaran bagi lansia, Bazar produk industri rumah tangga hasil binaan Dinas Kesehatan," katanya.

Mafilinda mengatakan, kegiatan dalam rangkaian peringatan HKN ke-48 tahun 2012 yakni ziarah ke makam mantan Kepala Dinas Kesehatan, pertandingan futsal yang diikuti UPT Puskesmas, lomba paduan suara oleh kader kesehatan, lomba kebersihan Puskesmas, Seminar Kesehatan dan Upacara Bendera bersamaan dengan peringatan Hari Pahlawan.

(V001)

Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar