Harga sapi di Kulon Progo stabil tinggi

Jumlah populasi sapi di Kabupaten Kulon Progo, DIY, terus mengalami perkembangan yang sangat signifikan seiring kebijakan larangan impor sapi. Harga sapi di tingkat peternak dan pedagang sangat tinggi. (Foto ANTARA/Mamiek)

Berita Terkait
Kulon Progo (Antara Jogja) - Harga sapi di tingkat pedagang di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, stabil tinggi seiring dihentikannya impor sapi dari luar negeri.

Pedagang sapi Pasar Hewan Pengasih, Slamet Riyadi di Kulon Progo, Senin, mengatakan, harga semua jenis sapi terus mengalami kenaikan hingga 200 persen sejak satu tahun belakangan.

"Saat ini, harga daging sapi di tingkat pedagang pasar tradisional mencapai Rp90 ribu hingga Rp100 ribu per kg. Tingginya harga daging sapi membuat harga sapi hidup stabil tinggi," kata Slamet.

Dia mengatakan, harga sapi putih usia empat bulan mencapai Rp7,5 juta per ekor dari sebelumnya Rp2 juta. Sapi putih betina besar usia 2,5 tahun berkisar Rp14 juta per ekor dari sebelumnya Rp6,5 juta hingga Rp7 juta. Sementara sapi putih jantan berkisar Rp15 juta per ekor.

Harga sapi jenis limosin umur empat bulan Rp7 juta dari sebelumnya Rp2,5 juta dan umur lima bulan Rp9,5 juta.

"Harga sapi sangat tinggi. Peternak menjadi semangat untuk memelihara sapi. Sehingga stok sapi di Kulon Progo sangat banyak. Hanya saja daya beli daging sapi masyarakat masih rendah seiring tingginya daging sapi," katanya.

Menurut dia, harga sapi akan terus stabil tinggi selama kebijakan impor sapi terus diberlakukan. Hal ini akan berdampak pada menggeliatnya populasi dan produksi sapi ditingkat peternak.

"Kami berharap, pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian tetap mengeluarkan kebijakan larangan impor, supaya produksi sapi di Indonesia berkembang pesat," kata dia.

Seorang pedagang sapi, Sumadi mengatakan, sapi dari Kulon Progo banyak dijual ke Kebumen (Jawa Tengah) dan Gamping (DIY). Permintaan sapi dari dua kabupaten ini sangat tinggi. Satu minggu, minimal 10 ekor sapi.

"Seiring tingginya sapi dipasaran, peternak Kulon Progo mengembangkan penggemukan sapi. Sehingga ketersediaan sapi sangat banyak," kata dia.

Seorang pedagang kambing, Dalimin mengatakan, harga kambing selama empat bulan terakhir juga mengalami peningkatan yang signifikan. Kenaikan harga kambing merupakan dampak dari kenaikan harga daging sapi.

Harga kambing etawa umur enam bulan Rp850 ribu dari sebelumnya Rp500 ribu per ekor. Kambing lokal berkisar Rp450 ribu hingga Rp550 ribu per ekor. Sedangkan kambing umur diatas 1 tahun berkisar Rp1 juta hingga Rp1,5 juta.

"Populasi kambing di Kulon Progo, khususnya di Girimulyo dan Samigaluh sangat tinggi. Meski demikian, harga kambing tidak menalami penurunan. Ini sangat menguntungan kami dan peternak kambing," kata dia.

(KR-STR)

Editor: Mamiek
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar