Kulon Progo (Antara Jogja) - Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerindra Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, kelebihan jumlah pendaftar yang berminat diusung kepencalonan anggota legislatif Pemilu 2014.

Ketua DPC Partai Gerindra Kulon Progo Heri Sumardianta di Kulon Progo, Selasa, mengatakan kuota anggota DPRD sebanyak 40 orang, tetapi yang telah mendaftar di DPC Gerindra mencapai 48 orang dan 15 diantaranya perempuan.

"Banyaknya jumlah peminat karena kami melakukan pendaftaran secara terbuka. Sehingga banyak daerah pilihan (dapil) yang kelebihan jumlah pendaftar," kata Heri.

Karena kelebihan jumlah, Gerindra akan melakukan seleksi terhadap para pendaftar.

"Format seleksi dilakukan dengan psikotes, penyampaian visi,misi, dan strategi dalam pemenangan pemilihan umum legislatif, serta program kerja yang bersangkutan. Dari situ, nanti kami tentukan siapa yang akan diusung oleh Gerindra," katanya.

Ia mengatakan, Partai Gerindra bertanggung jawab meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu. Sebab, partisipasi masyarakat Kulon Progo dalam Pemilu sangat rendah. Hal ini terlihat dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2011, partisipasi hanya mencapai 60 persen.

"Gerindra menargetnya partisipasi masyarakat dalam Pileg 2014 mendatang mencapai 86 persen. Di Kulon Progo ada 87 desa dan satu kelurahan dengan 986 tempat pemungutan suara (TPS). Kami yakin perolehan suara caleg Gerindra akan merata," kata dia.

Ia mengatakan Gerindra Kulon Progo menargetkan memperoleh 10 kursi anggota DPRD II."Target kami memperoleh 10 hingga 12 kursi legislatif. Kami optimistis target tersebut dapat tercapai," kata Heri.

Untuk mencapai target tersebut, kata Heri, DPC Gerindra Kulon Progo akan melakukan berbagai program untuk menunjang eksistensi partai dikalangan masyarakat.

"Kami akan melakukan 10 lompatan besar strategi membangun kemandirian dan kedaulatan rakyat. Kami menyusun kerangka besar strategi kebijakan untuk kami perjuangan dalam penganggaran dan dapat dilaksanakan untuk kemajuan masyarakat," kata dia.

(KR-STR)

Editor: Mamiek
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar