Jogja (Antara Jogja) - Pelayanan pencairan bantuan langsung sementara masyarakat untuk rumah tangga sasaran di Kota Yogyakarta mulai Senin, 1 Juli 2013, dilayani di kantor pos cabang di masing-masing kecamatan, karena sisa pencairan sudah tidak terlalu banyak.

"Kantor pos cabang sudah bisa melayani pencairan bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM). Sumber daya yang ada juga dirasa cukup karena sisa pencairan tidak terlalu banyak," kata Kepala Kantor Pos Yogyakarta Felix Firmano di Yogyakarta, Minggu.

Sejak diluncurkan pada 22 Juni hingga Sabtu (29/6), pencairan BLSM untuk rumah tangga sasaran di Kota Yogyakarta hanya bisa dilayani di Kantor Pos Besar Yogyakarta karena lokasinya strategis dan bisa menampung warga dalam jumlah banyak.

Berdasarkan data, jumlah rumah tangga sasaran di Kota Yogyakarta yang sudah mencairkan BLSM hingga Sabtu (29/6) mencapai 90,46 persen atau sebanyak 14.501 dari total penerima 16.031 rumah tangga sasaran.

Felix memperkirakan, dengan sisa sebanyak 1.530 rumah tangga sasaran yang belum mencairkan BLSM, maka setiap kantor pos cabang akan melayani sekitar 100 warga.

"Jumlah tersebut tidak terlalu banyak, sehingga kantor pos cabang akan bisa memberikan pelayanan dengan baik. Peralatan pendukung pencairan, seperti `card reader` Kartu Perlindungan Sosial (KPS) juga sudah mulai didistribusikan ke kantor pos cabang," katanya.

Persyaratan pencairan BLSM di kantor pos cabang juga tetap sama, yaitu warga membawa KPS serta kartu identitas yang berlaku.

Sementara itu, pencairan BLSM untuk kabupaten lain di DIY sudah mulai dilakukan di dua kabupaten yaitu Bantul dan Kulonprogo, meskipun untuk lima kecamatan di Bantul masih menunggu koordinasi dari Kantor Pos Yogyakarta. Kelima kecamatan tersebut adalah Sedayu, Kasihan, Sewon, Banguntapan dan Piyungan.

Di Bantul, sudah ada sebanyak 575 warga dari total 88.611 rumah tangga sasaran yang mencairkan BLSM, sedang di Kulonprogo tercatat sebanyak 642 warga dari total 43.021 rumah tangga sasaran yang sudah mencairkan BLSM.

"Untuk pencairan BLSM di Gunungkidul diperkirakan sudah bisa dilakukan pekan ini. Sedang untuk Sleman masih belum bisa dilakukan karena KPS yang dicetak di pusat belum didistribusikan. Kami masih tunggu kepastiannya," katanya.

Pencairan BLSM di Kabupaten Sleman juga dimungkinkan dilakukan di lokasi khusus dan bukan di kantor pos, dengan tujuan mendekatkan lokasi pencairan dengan masyarakat.

(E013)

Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar