Bantul (Antara Jogja) - Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memastikan bahwa pemasangan spanduk dukungan kepada kader partai Idham Samawi di daerah ini bukan dari partai.

"Jelas ini (spanduk) bukan dari partai, namun dari masyarakat yang memang mencintai Pak Idham (Idham Samawi). Saya mendengar ini pertama kali justru dari media," kata Ketua DPC PDIP Bantul, Aryunardi di Bantul, Kamis.

Idham Samawi selaku Manajer Persiba Bantul ini sedang terlibat kasus dugaan korupsi hibah APBD Bantul sebesar Rp12,5 miliar ke klub sepak bola tersebut melalui Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) pada 2012 lalu.

Bahkan dalam kasus tersebut, mantan Bupati Bantul yang pernah menjabat dua periode tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY dalam dugaan korupsi hibah tersebut.

Terkait kemunculan spanduk dukungan kepada Idham yang mengatasnamakan partai, pihakya justru berterimakasih karena keberadaan spanduk itu merupakan dukungan moral kepada Idham Samawi atas kasus yang dihadapinya saat ini.

Bahkan, kata dia kemunculan spanduk dukungan tersebut merupakan salah satu bukti bahwa masyarakat di Kabupaten Bantul masih mencintai dan mempercayai suami Bupati Bantul, Sri Surya Widati itu.

"Ini bukti bahwa masyarakat masih percaya Pak Idham, meski demikian kami atas nama partai tetap mengimbau masyarakat untuk mempercayai aparat penegak hukum, ini adalah negara hukum, biarlah diterapkan asas praduga tak bersalah," katanya.

Menurut dia, parti masih meyakini apa yang dilakukan Idham Samawi tidak sesuai dengan apa yang disangkakan Kejaksaan sehingga partai tetap menilai bahwa Idham bersih.

"Kasus tersebut bahkan tidak mempengaruhi kami dalam mempersiapkan Pemilu 2014. Semua langkah tetap berjalan normal, kami saat ini sedang konsen pada pemanfaatan kecamatan dan desa demi mencapai pemenangan pemilu," katanya.

(KR-HRI)

Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar