Jogja (Antara Jogja) - Yogyakarta menjadi tuan rumah Pekan Flori dan Flora Nasional 2013 yang diselenggarakan Kementerian Pertanian bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada 2-8 Oktober 2013.

"Kegiatan itu akan diikuti utusan Dinas Pertanian dari provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementerian Pertanian (Kemtan) Hasanudin Ibrahim di Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia, kegiatan bertema "Hortikultura Nusantara Sebagai Gaya Hidup" itu, bertujuan untuk mengedukasi masyarakat khususnya generasi muda dan mempromosikan produk hortikultura dari berbagai daerah sekaligus menawarkan kepada investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

Kegiatan tersebut meliputi Jambore Varietas Hortikultura, Pameran Hortikultura Nasional yang diikuti 180 stan menampilkan produk unggulan dari daerah di seluruh Indonesia, Bursa Tanaman dan Produk Pendukung Hortikultura.

Selain itu, Kontak Bisnis dan Temu Investasi, Kursus dan Klinik Hortikultura, Layanan Perizinan Pertanian, dan Bursa Kuliner Nusantara.

Ia mengatakan Jambore Varietas Hortikultura akan menampilkan 169 varietas unggulan hortikultura dalam bentuk demplot-demplot.

"Kami mengajak masyarakat untuk mengenal lebih dekat varietas unggul terbaru hortikultura beserta teknik dan tata cara budi daya yang baik dan benar. Masyarakat juga diajak untuk menganalisis usaha tani yang dilakukan.

Menurut dia, jenis varietas yang akan ditampilkan antara lain melon, labu, pare, cabai, tomat, tanaman obat, aneka tanaman buah-buahan, dan berbagai tanaman hias.

"Kami juga akan menampilkan prototipe taman penghijauan kota dalam bentuk karpet bunga, model kawasan rumah pangan lestari, dan gelar teknologi budi daya hortikultura," katanya.

Ia mengatakan, penyelenggaraan Pekan Flori dan Flora Nasional 2013 di Yogyakarta itu merupakan yang keenam. Pada tahun-tahun sebelumnya kegiatan itu diselenggarakan di Tomohon, Tangerang, Batam, Bali, dan Medan.

"Pekan Flori dan Flora Nasional 2013 di Yogyakarta itu akan dibuka oleh Menteri Pertanian Suswono dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X," katanya.

Kepala Dinas Pertanian DIY Sasongko mengatakan, dalam kegiatan tersebut DIY siap menampilkan produk unggulan hortikultura daerah.

"Produk unggulan hortikultura DIY yang akan ditampilkan di antaranya salak pondoh, buah naga, cabai, dan bawang merah," katanya.

(B015)

Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar