Sleman terbaik dalam Festival Reog dan Jathilan

id reog

Sleman terbaik dalam Festival Reog dan Jathilan

Kesenian "Jatilan" (Foto ANTARA)

Sleman, (Antara Jogja) - Dua kontingen Kabupaten Sleman berhasil meraih sebagai juara pertama Festival Reog dan juara pertama Festival Jathilan pada Festival Reog dan Jathilan se-Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Dalam Festival yang diselenggarakan Dinas Pariwisata DIY, Minggu 5 Juni 2016 di Kawasan Tebing Breksi Prambanan Sleman tersebut wakil Sleman baik kontingen reog maupun kontingen Jathilan berhasil menyabet predikat juara pertama," kata Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Sleman Endah Sri Widiastuti, Senin.

Menurut dia, keberhasilan kontingen Kabupaten Sleman dalam Festival Reog dan Jathilan tersebut cukup menggembirakan dan membanggakan.

"Meskipun demikian kejuaraan bukan tujuan utama dalam pembinaan kesenian di Kabupaten Sleman, yang lebih penting lagi adalah upaya pengembangan dan pelestarian kesenian itu sendiri dapat dilakukan dengan baik," katanya.

Ia mengatakan, dengan menyandang prestasi sebagai penyaji terbaik atau kejuaraan justru menjadi tantangan tersendiri untuk senantiasa mengedepankan prestasi dan penampilan.

"Ini menjadi tantangan sendiri untuk dapat terus meningkatkan kualitas kesenian yang ada di Kabupaten Sleman, termasuk upaya dalam pelestarian dan regenerasi seniman," katanya.

Endah mengatakan, kontingen reog dari Sleman yang berhasil meraih juara pertama tersebut yakni Reog "Kudho Wiromo" asal Sleman dengan nilai 418 mengungguli kontingen lainnya yaitu Reog "Manggolo Mudho" dari Kabupaten Bantul dengan nilai 415, Reog "Rontek Bambu Nada" dari Kota Yogyakarta dengan nilai 386, Reog "Gandhewo" dari Kulon Progo dengan nilai 373, dan Reog "Mawar 7 Timbul Kencana" dengan nilai 351 serta Reog "Sembrani" asal Sleman dengan nilai 313.

"Sedangkan untuk kategori Jathilan Juara 1 Jathilan "Melati" dari Sleman dengan nilai 432, kemudian kontingen jathilan lainnya yaitu "Ngesti Budoyo" asal Kulon Progo dengan nilai 417, "Turonggo Mudho Perwiro" dari dari Bantul dengan nilai 396, "Puspanjala" dari Gunung Kidul dengan nilai 386, "Turonggo Mudho Budhoyo" dari Sleman dengan nilai 383, dan "Turonggo Bekso Codhe Laras" dari Kota Yogyakarta dengan nilai 366.

Dewan Juri dalam Festival Reog dan Jathilan tersebut terdiri atas Dr Kuswarsantyo M.Hum, sebagai ketua, Dr Nur Iswantoro, M.Hum Warsito, AMd, Dra Daruni, M.Hum, RM Donny S. Megananda, SS, MBA.***4***

(V001)

Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2024