Kamis, 21 September 2017

Gunung Kidul gelar festival karawitan putri

id karawitan
Gunung Kidul gelar festival karawitan putri
karawitan (shw.girlrilaz.fotopages.com)
Gunung Kidul (Antara) - Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggelar festival karawitan putri antarkecamatan selama dua hari, yakni Sabtu (18/3) dan Minggu (19/3) dengan juara umum Kecamatan Wonosari.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan Gunung Kidul Agus Priyanto di Gunung Kidul, Minggu, mengatakan festival karawitan ini diikuti oleh 18 grup karawitan yang berasal dari 18 kecamatan di Gunung Kidul.

"Semua kecamatan wajib mengirim satu perwakilannya untuk mengikuti perlombaan," kata Agus.

Ia mengatakan dalam festival yang digelar di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari ini selain adanya lagu wajib yang harus dimainkan, dari sisi peserta juga ada pembatasan usia. "Setiap kelompok yang tampil tidak boleh menggunakan seniman yang usianya di atas 50 tahun," katanya.

Agus mengatakan pemkab menaruh perhatian besar terhadap pengembangan kesenian tradisional, diantaranya kerawitan. Seiring dengan perkembangan jaman, seniman di Gunung Kidul mulai berkurang sehingga diharapkan dengan kegiatan festival karawitan dapat memberikan angin segar dalam upaya pelestarian dan regenerasi seniman.

"Saat ini, kami gencar mengembangkan kesenian tradisonal. Festival ini juga untuk melestarikan kesenian karawitan dan regenarasi," kata dia.

Kegiatan festival ini rutin digelar setiap tahun. Hanya saja, untuk peserta dibuat secara bergantian antara kelompok putra dan putri. Ia berharap kesenian tradisional terus berkembang di Gunungkidul, dan bisa lebih dikembangkan seiring perkembangan pariwisata.

"Kesenian trasisional terus berkembang dan mampu mendukung sektor pariwisata," katanya.

Kasi Pelestarian dan Pengembangan Nilai Budaya Dinas Kebudayaan Dwijo Winarto mengatakan dengan festival ini diharapkan bisa regenarasi pemain kesenian tradisional karawitan.

"Dengan adanya fetsival yang digelar setiap tahun bisa ada regenerasi pemain," katanya.

(KR-STR)

Editor: Hery Sidik

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga