Selasa, 25 Juli 2017

Sepak Bola- PSIM berharap diklat sepak bola diadakan kembali

id psim
Sepak Bola- PSIM berharap diklat sepak bola diadakan kembali
Tim PSIM Yogyakarta (psimjogja.com)
Yogyakarta (Antara Jogja) - Persatuan Sepak Bola Indonesia Mataram Yogyakarta mengharapkan penyelenggaraan pendidikan dan latihan sepak bola yang pernah dilakukan Komite Olahraga Nasional Indonesia DIY diadakan kembali untuk mempermudah pencarian bakat atau regenerasi pesepak bola.

"Diklat merupakan program yang sangat efektif sekali untuk memunculkan pemain-pemain handal," kata Pelatih Kepala Persatuan Sepak Bola Indonesia Mataram (PSIM) Erwan Hendarwanto saat ditemui di Wisma PSIM Yogyakarta, Kamis.

Erwan menyayangkan program diklat sepak bola di daerah ini sudah berhenti sejak tiga tahun yang lalu. Padahal program yang dahulu diselenggarakan KONI DIY bersama Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DIY itu cukup memudahkan klub-klub sepak bola, termasuk PSIM untuk mempersiapkan tim yang unggul.

Ia mengakui bahwa pemain unggulan PSIM yang ada saat ini merupakan jebolan dari diklat yang diselenggarakan KONI DIY. "Sejak diklat berhenti sekarang agak susah mencari bibit unggul, apalagi pertandingan-pertandingan di tingkat kota juga sepi," kata dia.

Untuk saat ini, menurut Erwan, upaya pencarian bakat hanya dilakukan melalui kompetisi-kompetisi klub internal PSIM. Para peserta kompetisi dari klub-klub internal itu didata dan selanjutnya dipilih yang paling memiliki potensi untuk memperkuat klub berjuluk Laskar Mataram itu.

"Begitu ada instruksi dari manajemen untuk membentuk tim, mereka yang telah terdata langsung kami panggil. Mekanismenya seperti itu," kata dia.

Menurut Erwan, untuk meningkatkan kemampuan tim untuk berlaga di setiap event-event nasional, dua menu latihan yakni fisik dan taktik menjadi menu utama. "Di samping juga kami selalu tekankan untuk pembinaan mental mereka setiap menghadapi kompetisi," kata dia.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan pihaknya melalui Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) DIY sesungguhnya sudah menjalin kerja sama dengan KONI DIY untuk mencari minat dan bakat siswa di bidang olahraga termasuk sepak bola melalui program sekolah inti olahraga di lima kabupaten/kota.

"Sejak tiga tahun terakhir kami juga sudah membentuk sekolah inti olahraga di lima kabupaten/kota untuk mencari minat dan bakat siswa di bidang olahraga mulai SMP hingga SMA," kata Aji.
L007

Editor: Nusarina Yuliastuti

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga