Selasa, 25 Juli 2017

Pengelola Kalisuci Gunung Kidul batasi jumlah pengunjung

id Kalisuci
Gunung Kidul, (Antara Jogja) - Pengelola objek wisata Kalisuci, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, berupaya memberikan kenyamanan bagi wisatawan dengan membatasi jumlah pengunjung yang ingin berwisata di tempat tersebut.

"Sehari kami membatasi maksimal 250 orang, selain kenyamanan pengunjung, pembatasan ini untuk menjaga ekosistem yang ada," kata salah satu pengurus Pokdarwis Kalisuci, Kecamatan Semanu, Yanto, di Gunung Kidul, Jumat.

Dia mengatakan pengunjung yang melakukan "cave tubing" masing-masing rombongan maksimal 20 orang dengan jeda masing-masing rombongan 20 menit.

Pengunjung diberikan berbagai peralatan keselamatan dengan biaya Rp70 ribu dengan rute sekitar 700 meter menyusuri Gua Kalisuci, Luweng Glatik, Gua Glatik, dan terakhir Luweng Gelung dengan durasi 1,5 jam hingga 2 jam.

"Pemandu kami sebagian besar sudah bersertifikat," katanya.

Yanto mengatakan setiap akhir pekan pengunjung selalu ramai mendatangi Kalisuci. Hal itu mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

"Yang terlibat dalam pengelolaan Kalisuci sekitar 40 orang yang berasal dari warga sekitar. Selain dalam pengelolaan masyarakat terlibat dalam bidang ekonomi yang lain, seperti berjualan makanan dan minuman," katanya.

Pengurus lainnya, Santoso, menambahkan dalam managemen pengelolaan Kali Suci, pihaknya terbuka bagi penduduk sekitar yang ingin membantu pengelolaan.

"Kami terbuka bagi warga yang ingin di sini, dan membantu mengelola," katanya.

Dengan pembatasan dan pengelolaan yang sesuai standar, pihaknya berharap mampu meningkatkan kenyamanan kepada wisatawan.

"Alam itu anugerah dari Tuhan jangan sampai karena memburu uang merusak ekosistem," katanya. ***1***

(KR-STR)

Editor: Victorianus Sat Pranyoto

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga