Sabtu, 23 September 2017

Sepak Bola - Bupati : Liga PSSI Sleman-Gojek munculkan bibit unggul

id sepak bola
Sepak Bola - Bupati : Liga PSSI Sleman-Gojek  munculkan bibit unggul
ilustrasi. antaranews.com (sepak bola)
Sleman (Antara Jogja) - Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Purnomo berharap kompetisi sepak bola Liga Gojek-PSSI Sleman yang berlangsung 3 September hingga 14 Desember 2017 dapat memunculkan bibit unggul pesepakbola dari wilayah setempat.

"Kami harapkan liga yang diadakan oleh Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Sleman dan Go-Jek dapat memunculkan bibit unggul yang dapat berbicara di kancah nasioanal dan internasional," kata Bupati Sri Purnomo, Kamis.

Ia berharap agar kompetisi tersebut diselenggarakan secara profesional, sehingga kompetisi tersebut juga mampu mencetak pesepakbola profesional di tingkat lokal maupun nasional.

"Wasitnya harus memimpin pertandingan dengan baik. Pemainnya juga bermain dengan baik. Pendukungnya, dan semua yang terlibat harus berperan dengan baik," katanya.

Menurut dia, dengan sportivitas dan profesinalisme yang tinggi, maka kompetisi tersebut akan dapat mencetak atlet yang baik pula.

"Kalau di sini baik mainnya, siapa tahu nanti bisa main di PSS Sleman atau bahkan di Tim Nasional Indonesia," katanya.

Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia Kabupaten Sleman, bersama dengan penyedia layanan "on demand" GO-JEK menggelar "Liga GO-JEK PSSI Sleman, mulai Minggu 3 September 2017 di sejumlah lapangan di Kabupaten Sleman.

"Kompetisi yang diselenggarakan untuk mencari bibit unggul sepakbola masa depan ini diikuti sebanyak 86 klub sepakbola yang ada di Sleman," kata Ketua Asosiasi Kabupaten PSSI Kabupaten Sleman Wahyudi Dwi Kurniawan.

Menurut dia, liga GO-JEK PSSI Sleman ini merupakan kompetisi sepakbola pertama di Sleman setelah absen selama tiga tahun.

"Liga GO-JEK PSSI Sleman ini akan mempertandingkan empat kategori liga yakni, Liga Super yang diikuti delapan tim, Liga Utama diikuti 21 tim, Liga Satu diikuti 21 tim dan Liga Dua sebanyak 36 tim," katanya.

Ia mengatakan, Askap PSSI Sleman memiliki anggota 86 klub, angka ini menjadikan Sleman sebagai salah satu kabupaten dengan klub terbanyak di Indonesia.

"Namun sudah tiga tahun belakangan kompetisi tidak berjalan, melalui LIga GO-JEK PSSI Sleman diharapkan dapat menjadi ajang untuk mengasah potensi pemain muda," katanya.

Wahyudi mengatakan, penyelenggaraan Liga GO-JEK PSSI Sleman ini dapat menjadi sarana pengembangan dan pembinaan sepak bola usia muda.

"Harapannya melalui kegiatan ini akan menghasilkan pemain muda Sleman yang berkualitas dan berprestasi di tingkat kabupaten, provinsi, nasional bahkan internasional," katanya.
V001

Editor: Nusarina Yuliastuti

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga