Sabtu, 23 September 2017

DPP pasang CCTV cegah serangan hewan liar

id serangan anjing liar, kambing
DPP pasang CCTV cegah serangan hewan liar
ilustrasi kambing
Gunung Kidul, 12/9 (Antara) - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan memasang kamera pengintai atau CCTV untuk mengantisipasi serangan hewan liar seperti yang menyerang kambing di Desa Purwodadi Kecamatan Tepus.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunung Kidul Bambang Wisnu Broto di Gunung Kidul, Selasa, mengatakan hingga saat ini belum bisa memastikan jenis hewan yang menyerang binatang ternak di Desa Purwodadi.

"Kami belum bisa pastikan itu hewan apa, tapi kalau sepenuturan warga, mereka menduga bahwa itu serangan anjing liar," kata Bambang.

Ia mengungkapkan untuk mengantisipasi serangan hewan ternak pihaknya meminta kepada para peternak agar mengamankan binatang mereka. "Bisa juga dengan cara melakukan ronda," ungkapnya.

Selain itu, lanjut Bambang, para peternak juga bisa memasang pagar maupun jaring di sekitar lokasi kandang agar ternak mereka terhindar dari serangan hewan.

"Apakah kita ronda ataukah memperbaiki kandang karena beberapa tempat tadi dipasang pagar, diberikan jaring kandangnya," terangnya.

Kalau warga tidak bisa memasang pagar maupun jaring di area ladang, Bambang meminta agar ternak yang ada dibawa pulang ke rumah. "Imbauan kami diamankan dengan cara dibawa pulang saja," imbaunya.

Dinas pertanian dan Pangan mewacanakan akan memasang CCTV di sejumlah lokasi serangan hewan liar.

"Barangkali perlu kami diskusikan juga menyangkut biaya serta lokasi yang banyak, misalnya kita pasang CCTV untuk mengintai. Tapi perlu pembahasan karena mahal," paparnya.

Bambang juga mengakui akan berusaha memberikan asuransi kepada peternak untuk binatang jenis kambing, agar warga bisa terhindar dari kerugian besar jika terjadi serangan hewan liar.

"Perlu regulasi untuk pemberian asuransi kepada petani, karena selama ini peraturan yang berlaku hanya untuk sapi. kami usahakan untuk pemberian asuransi bagi kambing," tutupnya. ***4***

Editor: Eka Arifa Rusqiyati

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga