Sabtu, 23 September 2017

Masyarakat Gunung Kidul diharapkan bersedia menempati rusunawa

id Rusunawa
Masyarakat Gunung Kidul diharapkan bersedia menempati rusunawa
Rusunawa (Foto antaranews.com) (antaranews.com)
Gunung Kidul (Antara Jogja) - Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengharapkan masyarakat bersedia memanfaatkan rumah susun sederhana sewa di Karangrejek, Kecamatan Wonosari, karena tarif yang ditawarkan cenderung murah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Gunung Kidul Eddy Praptono di Gunung Kidul, Rabu, mengatakan tarif sudah turun dapat menambah minat masyarakat untuk tinggal di rusunawa.

"Saat ini tarif yang berlaku khusus untuk difabel di lantai satu sebesar Rp75.000/bulan, sedangkan untuk penghuni umum di lantai dua Rp175.000/bulan, lantai tiga Rp150.000/bulan, lantai empat Rp125.000/bulan, dan lantai lima Rp125.000/bulan," katanya.

Menurut dia, tarif tersebut lebih murah dengan tarif sebelumnya yakni paling rendah Rp175.000/bulan dan paling tinggi Rp265.000/bulan. "Kami berharap masyrakat bisa menggunakan fasilitas yang tarifnya sudah diberikan subsidi," katanya.

Ia mengatakan pihaknya sudah mengusulkan dan diterima oleh legislatif. Hal ini sama seperti daerah lain seperti Bantul.

"Semoga semakin bertambah peminatnya, pendaftaran juga diperpanjang," katanya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rusunawa Karangrejek Nurgiyanto mengatakan sudah ada 109 warga yang mendaftarkan diri dari ?kapasitas 196 rusun. Namun dari sampai sekarang baru ada 25 warga yang mengembalikan formulir pendaftaran.

"Tarif diturunkan semoga semakin banyak yang berminat. Selain itu kami juga memenuhi beberapa fasilitas yang belum terpasang," katanya.

Dia menjelaskan saat ini, pihaknya tengah memasang listrik dan air sehingga bisa segera digunakan.

"Saat ini belum bisa karena listrik dan air belum ada," katanya.


(U.KR-STR)

Editor: Mamiek

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga