
21 srikandi tur sepeda angkat kesetaraan gender

"Gowes ini mudah-mudahan menginspirasi bahwa perempuan bisa naik sepeda jarak jauh, tidak hanya laki-laki. `Streotipe` semacam itu perlu mulai dihilangkan,," kata Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng saat melepas para "srikandi" tersebut di
Andi menjelaskan tur tersebut bisa membuktikan perempuan bisa bersepeda jarak jauh dan punya rasa kepedulian dengan hal -hal lainnya, karena mereka juga akan mengunjungi tempat-tempat bersejarah selama tur sepanjang 582 kilometer itu.
Andi mengatakan kegiatan olahraga seperti ini bisa lebih menyemarakkan perayaan Hari Kartini yang sebelumnya lebih sering dirayakan secara seremonial saja.
"Ini juga menjadi bukti, dengan olahraga hal yang ingin kita tonjolkan itu bisa lebih bermakna," kata Andi.
Menteri yang pernah menjadi juru bicara kepresidenan itu juga berharap kegiatan tersebut bisa memberikan inspirasi pada masyarakat dan menjadi ajang pencarian atlet sepeda wanita.
Ketua Komunitas Bike2Work yang merupakan penggagas acara itu, Toto Sugito mengatakan tur sepeda tersebut melibatkan 21 wanita yang tidak hanya berasal dari Jabotabek, tapi juga Surabaya dan Jepara.
Anita Santa Panggabean (31), salah satu peserta yang juga seorang pianis mengatakan tur sepeda ini juga membuktikan bahwa wanita tidak selalu takut panas, kulit hitam dan mampu bersepeda jarak jauh yang biasanya dilakukan oleh laki-laki.
"Kami ingin mengangkat semangat perjuangan Kartini dengan gowes ini, dan juga misi-misi sosial yang akan kita lakukan," katanya.
Selain mengunjungi tempat-tempat bersejarah, para srikandi ini juga akan melakukan kegiatan sosial seperti donor darah di Jepara dan penanaman pohon di Bandung.
Ke-21 perempuan itu akan berangkat dari
(T.Indra/F005)
Pewarta :
Editor:
Agus Priyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
