
Boyolali pasang 11 CCTV pantau arus mudik

Boyolali (ANTARA Jogja) - Jajaran Kepolisian Resor Boyolali menyediakan layanan online dengan memasang sebanyak 11 alat "closed circuit television" (CCTV) untuk memantau kondisi jalan arus mudik maupun balik Lebaran.
Kepala Satusan Lalu Lintas Polres Boyolali AKP Sugino di Boyolali, Jumat, mengatakan bahwa layanan online tersebut agar para pemudik dapat memantau kondisi lalu lintas jalur utama selama perjalanannya.
Menurut Kasatlantas, ada 11 titik yang dipasang CCTV sepanjang jalur mudik. Jaringan itu dapat dinikmati masyarakat melalui perangkat handset.
Masyarakat dapat memantau melalui CCTV dengan membuka website milik Satlantas Polres Boyolali. Hal itu akan terpantau gambar dari CCTV tentang kondisi jalan selama arus mudik atau balik.
Dikatakan AKP Sugino, 11 kamera CCTV tersebut diletakkan disepanjang jalur utama, antara lain, yang sudah terpasang di depan Pasar Ampel, perempatan Terminal Sunggingan, perempatan Pasar Boyolali Kota, dan pertigaan Bangak.
Titik lainnya yang sedang dikerjakan pemasangannya, kata dia, di jalan tanjakan Tompak, pertigaan Tegal Wire, perempatan Surowedanan, pertigaan Ngangkruk, pertigaan SMK BK 2, dan di depan Mapolres Boyolali.
Para pemudik dengan memanfaatan alat CCTV tersebut dapat melihat secara langsung kondisi arus lalu lintas di wilayah Boyolali sehingga pemudik dapat mengambil keputusan dengan melalui jalur alternatif jika terjadi kemacetan di jalan utama.
Menurut Kasatlantas, pemanfaatan alat CCTV tersebut merupakan salah satu terobosan pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian, jika terjadi sesuatu arus lalu lintas langsung dapat diketahui.
"Kami langsung dapat mengatasi dengan cepat, apalagi aksesnya cukup mudah," kata Kasatlantas.
(B018)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
