Logo Header Antaranews Jogja

Sleman siapkan bonus atlet PON peraih medali

Kamis, 6 September 2012 18:22 WIB
Image Print
Felicia Alverina Monindra, salah satu atlet wushu andalan DIY dari Sleman yang juga atlet nasional (Foto antaranews.com)

Sleman (ANTARA Jogja) - Pemerintah Kabupaten Sleman menyiapkan bonus bagi atlet dari wilayah ini yang berhasil menyumbangkan perolehan medali bagi kontingen Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada even nasional PON VXIII di Riau.

"Walaupun kontingen PON merupakan tanggung jawab KONI DIY, namun KONI Sleman yang didukung Pemkab Sleman menyiapkan bonus Rp10 juta bagi peraih emas, Rp6 juta perak dan Rp2 juta perunggu serta memberikan uang saku Rp1 juta rupiah per atlet," kata Ketua KONI Sleman Mujiman pada pelepasan atlet PON Sleman, Kamis.

Pelepasan atlet PON XVIII Sleman dilakukan langsung Bupati Sleman Sri Purnomo di Aula Lantai III Sleman.

Para Atlet didampingi oleh pelatih dan ofisial, Ketua KONI Sleman beserta jajaran Pengurusnya serta Dekan FIK UNY Drs Rumpis Agus Sudarto, MS.

"Atlet PON DIY asal Sleman yang akan bertanding di Riau berjumlah 95 atlet dari jumlah atlet se DIY 294 atlet, sehingga kontingan Sleman mencapai 35,5 persen atau tertinggi se DIY, jumlah ini sangat membanggakan," ucapnya.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan, penyelenggaraan Pekan Olah Raga Nasional (PON) sebenarnya merupakan sarana untuk pembinaan atlet, dan juga kesempatan pada para atlet untuk mengembangkan dan mengukur kemampuannya dalam suatu pertandingan di tingkat nasional.

"Dengan demikian, diharapkan para atlet tertantang untuk menunjukkan prestasi terbaiknya. Terlebih, tidak semua atlet berkesempatan mengikuti PON. Hanya mereka yang berhasil mengukir prestasi terbaik di ajang Porprov, kejurda, atau kejuaraan lainnya, yang berhak dikirim mewakili daerah dan masyarakat DIY," tuturnya.

Kepada seluruh atlet Kabupaten Sleman yang terseleksi mewakili DIY dalam PON kali ini, bupati berharap atlet dapat berjuang maksimal dan pantang menyerah dalam bertanding di PON XVIII tahun 2012.

"Bertandinglah dengan sungguh-sungguh untuk mencapai prestasi yang terbaik, harus percaya dengan kemampuan saudara sendiri. Kepercayaan diri ini penting, karena tanpa ada rasa percaya diri yang kuat maka apa yang sudah dilatih dan digembleng melalui latihan keras bersama tim pelatih akan tak banyak membantu," tukasnya.

Sri Purnomo mengatakan, sebagai atlet tentu yang diinginkan adalah kemenangan. Namun demikian, tekad untuk meraih kemenangan jangan sampai dilakukan dengan mengabaikan nilai-nilai sportifitas dan menghalalkan segala cara.

"Apapun hasil yang diperoleh dalam kejuaraan ini harus menjadi tolak ukur dan cambuk bagi untuk dapat berprestasi lebih baik lagi. Sportivitas dan `fair play` harus dijunjung tinggi. Kemenangan bukan menjadi satu-satunya tujuan atlet. Saya lebih menghargai atlet yang menjunjung tinggi nilai sportifitas daripada mereka yang menghalalkan segala cara untuk meraih kemenangan," katanya.

(V001)



Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026