Kepolisian optimistis ungkap pencurian koleksi Museum Sonobudoyo

id sonobudoyo

Museum Sonobudoyo Yogyakarta (Foto Antara/Emma)

Jogja 12/2 (Antara) - Kepolisian Daerah DIY menyatakan optimistis mampu mengungkap pencurian koleksi "master piece" Museum Sonobudoyo yang diketahui publik terjadi pada 11 Agustus 2010.

"Berbagai upaya sudah kami lakukan dan akan terus kami lakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini. Kami pasti tetap optimistis bisa mengungkap kasus ini," kata Kasub Direktorat Satuan Keamanan Negara Direktorat Reserse Polda DIY AKBP Johandari Raharjo Putro di Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia, kepolisian sudah melakukan 99 langkah untuk pengungkapan kasus tersebut dan menghasilkan 35 kesimpulan.

Upaya pengejaran atas satu informasi yang diperoleh, kata dia, juga sudah dilakukan termasuk menelusuri informasi berupa foto salah satu koleksi yang hilang hingga ke Jawa Timur.

"Kami akan selalu bekerja semaksimal mungkin meskipun masyarakat menganggap kerja kami kurang baik. Penilaian masyarakat itu menjadi motivasi bagi kami," katanya.

Ia mengatakan 90 persen kasus pencurian dan perampokan yang terjadi di wilayah kerja Polda DIY, bisa terungkap.

Ia mengakui pengungkapan kasus pencurian di Sonobudoyo tidak mudah karena tempat kejadian perkara (TKP) sudah rusak sejak awal.

"Seharusnya, TKP dalam keadaan tertutup. Kami pun kesulitan memperkirakan waktu pasti kejadian pencurian itu," katanya.

Meskipun demikian, kata dia, benda-benda koleksi Museum Sonobudoyo tersebut kemungkinan besar masih di tangan kolektor karena bukan termasuk pencurian biasa.

"Setiap tiga bulan sekali. Kami juga wajib memberikan laporan perkembangan penyelidikan kasus ini ke Mabes Polri," katanya.

Kepala Museum Sonobudoyo Riharyani mengatakan akan bekerja serius untuk mengungkap kasus tersebut.

"Kami pun optimistis kasus ini bisa terselesaikan," katanya.

Pada kesempatan lain, Masyarakat Advokasi Warisan Budaya (Madya) mengungkapkan hasil survei bahwa 70 persen responden mengaku kurang dan tidak yakin kepolisian bisa mengungkap kasus tersebut.

Survei dilakukan dengan cara mewawancarai 1.000 responden yang dilakukan pada 1-17 Agustus 2012.

Kasus pencurian di Museum Sonobudoyo terjadi pada 11 Agustus 2010. Sebanyak 144 item koleksi museum hilang, di antaranya "master piece" topeng emas dari zaman Majapahit, gerabah, dan perhiasan emas peninggalan Majapahit hingga Mataram.

(E013)

 

Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar