
Kesalahan manusia picu kebakaran di Bantul

Bantul (Antara Jogja) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menegaskan faktor kesalahan manusia atau `human eror` menjadi pemicu terjadinya kasus kebakaran di daerah ini.
"Kasus kebakaran di Bantul yang terjadi akhir-akhir ini didominasi karena kesalahan manusia, seperti kurang hati-hati dalam menyalakan kompor padahal gas bocor," kata Kepala Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Dwi Daryanto di Bantul, Rabu.
Menurut dia, tercatat selama 2013 ini telah terjadi sebanyak 12 kasus kebakaran, beberapa kasus di antaranya terjadi dalam beberapa hari terakhir seperti di Jogonalan Desa Tirtonirmolo, akibat ada percikan api yang menyambar tabung spritus.
"Padahal kita tahu tiga bulan di awal tahun ini termasuk musim hujan, ini menunjukkan bahwa kebakaran tidak dipengaruhi faktor cuaca melainkan disebabkan kurang kehati-hatian masyarakat," katanya.
Ia berharap perlunya meningkatkan kegiatan sosialisasi terhadap penggunaan tabung elpiji yang benar kepada masyarakat konsumen elpiji oleh Pertamina dan Kementerian Energi Sumber Daya Manusia (ESDM) maupun pemerintah terkait.
"Diperlukan suatu pemahaman masyarakat terhadap pentingnya
Pewarta : Oleh Heri Sidik
Editor:
Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
