Jero: kenaikan harga BBM tidak menghapus subsidi

id jero: kenaikan harga bbm

Jero: kenaikan harga BBM tidak menghapus subsidi

Menteri ESDM Jero Wacik (Foto antaranews.com)

Jakarta (Antara Jogja) - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik menjelaskan bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak tidak berarti menghapus subsidi BBM, melainkan hanya mengurangi porsinya.


"Subsidi itu tidak dihilangkan, tapi dikurangi, negara berkewajiban memberikan subsidi kepada rakyat dan sekarang subsidinya dikurangi bukan dihapus," kata Jero usai jumpa pers di Gedung Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Jumat malam.


Menurut dia, ada pernyataan yang menyebutkan bahwa dana subsidi pada BBM bersubsidi dicabut dengan adanya kenaikan harga BBM, padahal bukan dicabut hanya porsinya dikurangi.


Dia menjelaskan dengan biaya produksi premium sebesar Rp9.500 per liter berarti pemerintah selama ini telah mensubsidi Rp5.000 per liter, sehingga dengan penyesuaian harga menjadi Rp6.500, maka subsidi pemerintah menjadi Rp3.000 per liter.


"Dengan sekarang harga menjadi Rp6.500, maka subsidi jadi Rp3.000 per liter, jadi masih ada subsidi, tapi berkurang subsidinya, biar jelas, karena ada yang mengatakan subsidi dicabut. Itu tidak benar," katanya.


Pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi jenis premium menjadi Rp6.500 per liter, dan solar menjadi Rp5.500 per liter yang berlaku efektif sejak Sabtu dini hari (22/6). "Bensin jenis premium menjadi Rp6.500 per liter, dan minyak solar menjadi Rp5.500 per liter," ujar Jero.


Ikut hadir dalam jumpa pers tersebut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM Djoko Suyanto, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, dan para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II.


Dengan demikian, harga bensin jenis premium (Gasoline) RON 88 mengalami kenaikan sebesar Rp2.000 per liter, dan minyak solar (Gas Oil) mengalami kenaikan Rp1.000 per liter.


Jero mengatakan penetapan kenaikan harga BBM bersubsidi ini tercantum dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 07PM/12/MEM/2013 tentang Penyesuaian Harga Jual Eceran BBM Bersubsidi.


"Harga tersebut berlaku serentak di wilayah Republik Indonesia sejak 22 Juni 2013 pukul 00.00 WIB," katanya.


(A064)

Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar