
SAR Parangtritis siagakan personel amankan tradisi "padusan"

Bantul (Antara Jogja) - Tim SAR Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin siang hingga sore menyiagakan puluhan personiel untuk mengamankan perayaan "padusan" atau tradisi mandi bersama menyambut bulan suci Ramadhan 1434 Hijriah.
"Kami terjunkan kekuatan penuh personel SAR untuk pengamanan tradisi padusan di pantai selatan Bantul, total personel yang disiagakan mencapai 85 orang," kata Sekretaris Tim Sar Pantai Parangtritis, Taufik M Faqi di Bantul, Senin.
Menurut dia, sebanyak 40 personel disiapkan di Pantai Parangtritis, kemudian 18 personel SAR untuk pengamanan Pantai Depok dan 27 personil SAR untuk pengamanan Pantai Samas, Pandansimo dan Pantai Baru.
Selain petugas SAR, kata dia dalam pengamanan padusan di Bantul pihaknya mendapat bantuan pengamanan dari polisi air dan udara (Polairud) Kepolisian Daerah (Polda) DIY, tim reaksi cepat (TRC) dan sejumlah elemen masyarakat yang lainnya.
"Kami juga menyiapkan rambu-rambu daerah berbahaya kawasan pantai terutama yang terdapat palung sehingga tidak digunakan oleh warga yang melakukan tradisi `padusan` untuk mandi," katanya.
Sementara itu, menurut dia untuk gelombang pantai selatan Bantul sendiri dalam kondisi pasang surut normal dan lebih baik dari beberapa pekan yang lalu di mana gelombang pasang pantai mencapai lebih dari tiga sampai empat meter.
Meski gelombang cukup bersahabat, namun kata dia karakter pantai selatan Bantul ini terdapat palung yang berpindah-pindah sesuai arus sehingga pengunjung diimbau tetap harus ekstra hati-hati demi keselamatan.
"Kami minta pengunjung tetap memperhatikan rambu-rambu bahaya yang dipasang petugas SAR dan mematuhi setiap imbauan yang disampaikan petugas SAR melalui pengeras suara," katanya.
(KR-HRI)
Pewarta : Oleh Heri Sidik
Editor:
Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026
