Logo Header Antaranews Jogja

59 ibu dinobatkan sebagai Bunda Paud

Rabu, 31 Juli 2013 14:18 WIB
Image Print
Ilustrasi pendidikan anak usia dini (Foto pendidikananak-usiadini.blogspot.com)

Yogyakarta (Antara Jogja) - Sebanyak 59 ibu terpilih di tingkat kecamatan dan kelurahan di Kota Yogyakarta dinobatkan sebagai Bunda Pendidikan Anak Usia Dini, Rabu, dengan harapan bisa terus berperan dalam pengembangan program pendidikan di wilayahnya.

"Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang baru saja dinobatkan diharapkan memiliki peran penting dalam pengembangan program dan menyosialisasikan pentingnya pendidikan anak usia dini kepada masyarakat di wilayah masing-masing," kata Bunda PAUD Kota Yogyakarta Tri Kirana Muslidatun di Yogyakarta, Rabu.

Selain mengemban misi untuk menyosialisasikan dan mengembangkan program PAUD, Tri berharap, puluhan Bunda PAUD tersebut bisa tampil sebagai figur orang tua yang bijaksana dan selalu mendukung tumbuh kembang anak menjadi pribadi yang sehat, cerdas, ceria dan memiliki karakter yang baik.

Tri menambahkan, seorang Bunda PAUD memiliki tugas yang berat karena harus memberikan bekal pendidikan yang baik dan terarah kepada anak sejak usia dini serta bisa tampil sebagai sahabat bagi anak.

"PAUD ditujukan untuk menyiapkan anak sehingga siap memasuki dunia sekolah dan kehidupan sosial yang lebih komplek. Penobatan ini penting dilakukan karena PAUD merupakan tahap yang sangat menentukan dalam pengembangan karakter dan kecerdasan anak," katanya.

Penobatan Bunda PAUD di tingkat kecamatan dan kelurahan tersebut merupakan penobatan pertama di Kota Yogyakarta. Kaum ibu yang terpilih sebagai Bunda PAUD adalah istri dari camat atau lurah setempat.

Apabila camat atau lurah yang menjabat adalah perempuan, maka mereka pun tetap harus mengemban tugas tambahan sebagai Bunda PAUD.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta Titik Sulastri mengatakan, pendidikan anak usia dini merupakan tahapan penting dalam perkembangan anak terutama saat anak berusia nol hingga enam tahun.

"Masa-masa tersebut adalah periode emas perkembangan anak. Masa tersebut merupakan fase terpenting dalam tahapan tumbuh kembang anak. Karenanya, pada masa tersebut harus diletakkan dasar pendidikan karakter, kecerdasan emosi, spiritual, bahasa dan komunikasi dengan baik," katanya.

Generasi muda yang berkarakter dan cerdas, lanjut dia, adalah potensi sumber daya manusia (SDM) yang dapat mendukung pembangunan karena apabila tidak dikelola dengan baik maka justsu akan menimbulkan bencana demografi untuk Indonesia.

(E013)



Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026