Logo Header Antaranews Jogja

Kloter pertama calhaj Yogyakarta diberangkatkan Selasa

Senin, 16 September 2013 16:42 WIB
Image Print
Ilustrasi calon haji (Foto antaranews.com)

Yogyakarta (Antara Jogja) - Kelompok terbang pertama jamaah calon haji asal Kota Yogyakarta akan diberangkatkan pada Selasa (17/9) menuju asrama Haji Donohudan Boyolali sebelum diterbangkan ke Arab Saudi melalui Bandara Adi Sumarmo Solo.

"Pemberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama Yogyakarta akan dilakukan dari Balai Kota Yogyakarta pada Selasa pukul 06.30 WIB. Disusul kloter kedua Yogyakarta pada hari yang sama pukul 11.30 WIB," kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta Fathoni di Yogyakarta, Senin.

Menurut dia, total jamaah calon haji (Calhaj) Kota Yogyakarta yang diberangkatkan tahun ini tercatat sebanyak 390 orang yang terbagi dalam tiga kloter.

Kloter pertama asal Yogyakarta yang terdiri atas 177 calhaj dan tergabung dalam Kloter 21 SOC bersama jamaah haji asal Kabupaten Sleman, sedang kloter kedua Kota Yogyakarta berjumlah 54 orang dan tergabung dalam Kloter 22 SOC bersama jamaah asal Kabupaten Sleman, dan Gunungkidul.

Sedangkan kloter terakhir dari Kota Yogyakarta terdiri atas 159 calhaj yang akan tergabung dalam Kloter 25 SOC bersama jamaah asal Kabupaten Bantul.

Kloter ketiga Kota Yogyakarta tersebut akan diberangkatkan ke Asrama Haji Donohudan pada Rabu (18/9) pukul 11.30 WIB dari Balai Kota Yogyakarta.

Fathoni mengatakan, seluruh jamaah haji asal Kota Yogyakarta sudah melakukan pemantapan kloter sehingga siap diberangkatkan untuk menunaikan ibadah haji.

Mengenai kekhawatiran jamaah terkait lokasi ibadah, khususnya Masjidil Haram yang masih dalam proses pemugaran, Fathoni berharap agar jamaah tidak perlu khawatir karena Pemerintah Arab Saudi telah berupaya maksimal agar pelaksanaan ibadah haji tetap berjalan dengan lancar.

"Untuk jamaah yang menggunakan kursi roda, juga sudah disiapkan jalur khusus untuk mengelilingi Kabah. Jamaah tidak perlu khawatir akan merasa kesulitan menjalankan ibadah," katanya.

Begitu pula dengan kekhawatiran mengenai penyeraban virus Corona. "Jamaah sudah mendapatkan imunisasi meningitis. Imunisasi ini diharapkan dapat mencegah penularan virus," katanya.

Namun demikian, tempat pemondokan jamaah haji asal Kota Yogyakarta lebih jauh dibanding tahun sebelumnya. "Sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram. Pemomdokan yang letaknya dekat sedang dipugar sehingga rata-rata pemondokan terletak cukup jauh. Kami sudah sosialisasikan ke jamaah agar mereka tidak terkejut," katanya.

(E013)



Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026