Logo Header Antaranews Jogja

DPRD konfirmasi terkait anggaran pemilihan kepala dusun

Selasa, 24 September 2013 10:23 WIB
Image Print
Kantor DPRD Kab. Bantul (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (Antara Jogja) - DPRD Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan mengkonfirmasi ke pemerintah kabupaten terkait alokasi anggaran pelaksanaan pemilihan kepala dusun di daerah setempat.

Konfirmasi ini dilakukan, karena belum turunnya anggaran pemilihan kepala dusun untuk empat pedukuhan di Desa Guwosari, Kecamatan Pajangan, meskipun pemilihan sudah berlangsung," kata Ketua Komisi A DPRD Bantul Agus Effendi, Selasa.

Empat pedukuhan di Desa Guwosari yang menggelar pemilihan kepala dusun pada Minggu (22/9) lalu, yakni Dusun Watu Gedug, Gandekan, Dukuh, serta Dusun Santan, namun belum menerima alokasi anggaran dari Bagian Pemerintahan Desa (Pemdes) Pemkab Bantul.

Menurut dia, dalam rencana kegiatan anggaran bahwa setiap pemilihan kepala desa dianggarkan sebesar Rp15 juta tiap desa, sementara untuk pemilihan kepala dusun dianggarkan sebesar Rp5 juta setiap pedukuhan.

"Biasanya pemda membuat klasifikasi tergantung jumlah daftar pemilih tetap (DPT) yang ada di wilayah itu, tentu kami akan konfirmasi ke Bagian Pemdes apakah semacam itu benar atau ada anggaran yang lain," katanya.

Ia mengharapkan bisa mendapatkan kepastian dari Pemkab Bantul terkait anggaran tersebut, karena empat kandidat kepala dusun terpilih dalam waktu akan mengikuti pelantikan, sehingga masalah anggaran tidak menjadi kendala.

Sementara itu, Sekretaris Desa Guwosari Bantul Walidan mengatakan pihaknya memang sudah mengajukan permohonan bantuan ke Bagian Pemdes Bantul sebelum menggelar pemilihan kepala dusun di empat pedukuhan di wilayahnya.

Namun, kata dia, bantuan untuk masing-masing pedukuhan yang dijanjikan sebesar Rp3 juta tiap dukuh belum direalisasikan hingga waktu penyelenggaraan pemilihan, sehingga pihaknya memanfaatkan anggaran yang ada.

"Kami ada kas desa sebesar Rp30 juta, padahal untuk kebutuhan keseluruhan mencapai Rp36 juta. Dengan anggaran terbatas itu, kami maksimalkan dengan seirit-iritnya, dan bersyukur pelaksanaan bisa berjalan lancar," katanya.

Bahkan, kata dia dalam pemilihan kepala dusun tingkat partisipasi diatas 80 persen, seperti di Watu Gedug dari sebanyak 620 orang dalam DPT, tingkat kehadiran sebanyak 543 orang atau sekitar 87 persen.

Kemudian di Gandekan dari DPT sebanyak 533 orang, tingkat kehadirannya 84 persen ( 543 orang), sementara di Dukuh dari DPT 862 orang tingkat kehadiran 86 persen, kemudian di Santan dari DPT 406 orang tingkat kehadiran 89 persen.

"Tiga dari empat kandidat kepala dusun terpilih direncanakan akan dilantik bersama pada 3 Oktober mendatang, sementara untuk seorang lagi dilantik pada Januari 2014," katanya.

(KR-HRI)



Pewarta :
Editor: Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026