Festival Angklung 2013 kolaborasi seniman antargenerasi

id fedstibal angklung bandung

Festival Angklung 2013 kolaborasi seniman antargenerasi

ilustrasi (Foto Antara/doc)

Bandung (Antara Jogja) - Saung Angklung Udjo akan menggelar Festival Angklung 2013 dengan konsep kolaborasi pentas antargenerasi senimana angklung yang ada di Jawa Barat.

"Rencananya Festival Angklung 2013 ini tidak hanya menampilkan 'performance' angkung modern, namun juga akan mengkolaborasikan seluruh jenis angklung yang ada di Jawa Barat," kata Direktur Saung Angklung Udjo Bandung Taufik Hidayat Udjo di Bandung, Jumat.

Festival yang akan menjadi daya tarik wisatawan lokal dan mancanegara tersebut akan digelar pada 16 November di Saung Angklung Udjo kawasan Padasuka Kota Bandung.

enurut Taufik, setiap jenis angklung seperti Angklung Buhun dan beberapa jenis angklung lainnya akan tampil di panggung festival yang tahun ini mengusung potensi angklung ke pentas dunia.

"Kami undang seluruh seniman angklung baik dari generasi tua maupun generasi muda, dan kami juga memastikan agar seni angklung terwariskan kepada generasi muda," kata Taufik.

Selain dikemas dalam bentuk pergelaran, Festival Angklung 2013 itu juga akan menampilkan pameran dan diskusi tentang perkembangan angklung dari masa ke masa.

"Semuanya akan digelar di Sanggar Saung Angklung Udjo," katanya.

Lebih lanjut, Taufik menyebutkan pentas angklung di luar negeri terus meningkat, bahkan jauh lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Undangan manggung di luar negeri tahun ini meningkat, sampai puluhan panggung kami singgahi tahun ini di luar negeri. Untuk itu kami siapkan paket-paket sesuai dengan pilihan dari pihak pengundang," kata Taufik.

Selain di Amerika dan Eropa, pentas angklung juga di kawasan Asia dan Timur Tengah. Selain manggung, biasanya Saung Angklung Udjo juga membagi-bagikan cenderamata berupa angklung sebagai bentuk sosialisasi kepada dunia internasional.

Terkait rencana mendokumentasikan angklung dalam bentuk kaset atau CD, menurut Taufik sudah dilakukan meski dalam jumlah yang terbatas.

"Kami masih membahas upaya memperbanyak dokumentasi atau CD musik angklung untuk pasaran bebas. Masih ada diskusi di antara kami," kata Taufik Hidayat Udjo menambahkan.(S033)
Pewarta :
Editor: Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar