Persisam belum putuskan pengganti Kone dan Ferdinand

id Persisam

Persisam belum putuskan pengganti Kone dan Ferdinand

Persisam putra samarinda (antaranews.com)

Samarinda (Antara Jogja) - Manajemen Persisam Putra belum memberikan keputusan tentang pemain pengganti Lancine Kone dan Ferdinand Sinaga yang resmi bergabung dengan tim lain untuk kompetisi mendatang.

Manajer tim Persisam Putra Agus Coeng Setiawan di Samarinda, Senin, mengatakan pihaknya masih dalam upaya penjajakan kepada beberapa pemain yang disiapkan untuk kompetisi mendatang, dan belum membuka kepada masyarakat luas.

"Nantinya pasti bakal diumumkan, tapi untuk sementara kami bekerja dulu, memastikan pemain yang direkrut untuk musim ini,"jelas Agus Coeng.

Sebelumnya diinformasikan bahwa pemain eks PON Kaltim sudah pasti bertahan karena mereka dikontrak dalam durasi lebih panjang. Sementara pemain senior hanya dikontrak per musim.

Namun Agus Coeng juga belum terbuka soal pemain muda tersebut, karena keputusan ada pada pemilik klub.

Dari beberapa pemain musim lalu, dua pemain sudah pasti tak diperpanjang kontraknya. Kedua pemain tersebut adalah Lancine Kone dan Fauzi Toldo. Keduanya dikabarkan bergabung dengan Sriwijaya FC.

Sementara pemain lain yang dikabarkan akan hengkang adalah Ferdinand Alfred Sinaga, yang akan bergabung dengan Persib Bandung.

Manajer tim Coeng Agus Setiawan  tak membantah kabar tersebut. Menurutnya tak hanya Ferdinand, M Roby pun menjadi bidikan Maung Bandung untuk musim depan. Namun Roby menyatakan memilih bertahan di Samarinda.

"Kalau soal Ferdinand, yang bersangkutan memang menghubungi saya. Dia minta pendapat soal rencana bergabung dengan Persib. Terus terang, saya tak mau  menghalangi niat Ferdinand kalau mau hengkang," ujar Coeng.

Dikatakannya lagi, manajemen Persisam Putra memang tak mau melarang pemain jika ingin pindah klub.

Namun Coeng meyakini, pemain seperti M Roby sudah kerasan di Samarinda dan segala suasana yang dirasakannya selama bersama Persisam Putra.

(KR-RMT)
Pewarta :
Editor: Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar