Gegana Polda DIY amankan peluru temuan nelayan

id peluru

Gegana Polda DIY amankan peluru temuan nelayan

ilustrasi temuan amunisi (foto Antara)

Gunung Kidul (Antara Jogja) - Kepolisian Resor Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyerahkan 123 butir peluru aktif temuan nelayan Pantai Sudak kepada Tim Gegana Polda DIY untuk diamankan.

Kapolres Gunung Kidul AKBP Faried Zulkarnaen di Gunung Kidul, Kamis, mengatakan peluru yang ditemukan nelayan sebanyak 123 butir dan masih aktif, dengan kaliber sembilan milimeter (mm), 42 mm, serta 50 mm.

"Kami langsung melakukan koordinasi dengan Tim Gegana Polda DIY. Setelah dicek, semua peluru itu masih aktif," kata Faried.

Namun demikian, kata dia, sampai saat ini pihaknya belum mengetahui jenis peluru tersebut. "Kami belum tahu apakah organik atau bukan, namun jika dilihat kalibernya, peluru itu untuk senjata berat," katanya.

Ia mengatakan, pada Kamis siang Tim Gegana Polda DIY langsung mengamankan peluru tersebut ke Mapolres Gunung Kidul, dengan cara mengeluarkan isi mesiu tanpa diledakkan.�

Kasat Reskrim Polres Gunung Kidul AKP Suhadi mengatakan amunisi sempat diamankan di Mapolres, kemudian dibawa Tim Gegana ke Polda DIY untuk diamankan.

"Temuan tersebut menindaklanjuti laporan dari masyarakat," katanya.

Seorang nelayan Pantai Sundak, Kecamatan Tepus, Sarpan mengatakan penemuan amunisi ini terjadi pada Rabu 11 Desember 2013 pagi, saat dirinya sedang mencari ikan dan bulu babi di sekitar Pantai Sundak.

Tiba-tiba ia melihat benda mencurigakan di bawah tanda tulisan berbahaya di sekitar pantai. Setelah dicek ternyata berisi peluru, kemudian dia melaporkan ke kepolisian.

"Saat saya sedang mencari ikan, tiba-tiba menemukan benda yang mencurigakan," kata Sarpan.

(KR-STR)
Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar