Logo Header Antaranews Jogja

Polisi tangkap pelaku tabrak lari korban kritis

Senin, 6 Januari 2014 20:01 WIB
Image Print
Ilustrasi (Foto antaranews.com)

Bantul (Antara Jogja) - Kepolisian Resor Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menangkap lima penumpang setelah melarikan diri keluar mobil usai tabrak lari hingga menyebabkan korban kritis di Jalan Parantritis KM 29 pada Minggu (5/1) malam.

Dari lima orang tersebut, dua di antaranya ditangkap warga, kemudian tiga orang lainya ditangkap polisi setelah mendapat informasi dari warga, kata Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Kanit Lakalantas) Polres Bantul Iptu Lendra Ambarsari, Senin.

"Setelah mendapat laporan dari warga dan mendalami pengakuan dua orang yang tertangkap, polisi melakukan pengejaran dan menangkap tiga lagi di perempatan Paker, sekitar lima kilometer dari lokasi kejadian," katanya.

Menurut dia, dari hasil pemeriksaan terhadap kelima orang tersebut, mobil Avanza dengan pelat nomor AB 1159 HA tersebut dikendarai oleh Ahmad Anhar (25), warga Desa Sendangraja, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Sementara empat penumpang lain yakni masing-masing Nur Ratri Ahmad warga Sepetmadu Kalasan, Sleman, Mirani Ernawati warga Madukoro, Magelang Jawa Tengah, Yuliawan warga Sepetmadu Kalasan Sleman dan Ari Priyantono warga Tempel Prambanan.

Sementara itu, korban tabrak lari tersebut merupakan pelajar SMP bernama Syahrul warga Grogol, Desa Parangtritis Bantul, yang kini dirawat secara intensif di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta.

Sementara itu, Kepala Desa Parangtritis, Topo mengatakan, berdasarkan pengakuan saksi setelah menabrak korban pengemudi dan penumpang mobil melarikan diri dan meninggalkan mobilnya di halaman masjid tidak jauh dari TKP.

Ia menceritakan, kejadian tabrak lari tersebut terjadi pada Minggu (5/1) sekitar sekitar pukul 20.00 WIB ketika korban bersama temannya mengendarai sepeda motor dari arah utara, dan sampai di tikungan agak menanjak, korban ditabrak mobil dari belakang.

"Korban kritis dan harus menjalani perawatan di rumah sakit, sementara temannya hanya luka ringan," katanya.

Menurut dia, setelah menabrak korban mobil tersebut terus melaju dan beberapa saat kemudian diketahui terparkir di halaman masjid di kawasan tersebut, sementara pengemudi serta penumpangnya sudah tidak ada di tempat.

Mengetahui hal itu, sebagian warga mengevakuasi korban, sementara warga lainnya berusaha mencari dan mengejar pengemudi dan berhasil menangkap dua orang sedang tiga lainnya berusaha menyeberang sungai dengan perahu milik penambang pasir Sungai Opak.

"Dua orang berhasil warga tangkap dan kami serahkan ke Markas Polsek Parangtritis, untuk selanjutnya diserahkan ke Polres Bantul," katanya.

(KR-HRI)



Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026