
Sleman salurkan bantuan Presiden untuk korban Merapi

Sleman (Antara Jogja) - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyalurkan bantuan sebesar Rp1 miliar dari uang pribadi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang diserahkan kepada Bupati Sleman beberapa bulan lalu.
"Bantuan ini akan diserahkan kepada enam desa di Kecamatan Cangkringan dan satu desa di Kecamatan Ngemplak, yaitu Sindumartani," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman Julisetiono Dwi Wasita di Sleman, Jumat.
Ia menjelaskan bantuan untuk setiap desa, yaitu untuk UKM dan usaha tani, baik di hunian tetap (huntap) maupun nonhuntap.
"Bantuan akan dibagikan ke kelompok masing-masing desa secara proporsional, tidak sama rata, tetapi melihat potensi UKM dan usaha tani lainnya," katanya.
Ia menjelaskan bahwa dana bantuan tersebut digunakan secara bergulir mengingat banyak yang membutuhkan, sedangkan dana tersebut terbatas.
"Untuk UKM-UKM akan dikoordinir dan diverifikasi Dinas Perindagkop Sleman dan untuk usaha tani peternakan atau perikanan oleh Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (DPPK)," katanya.
Julisetiono mengatakan bahwa selanjutnya dilakukan pemantauan dan evaluasi Dinas Perindagkop dan DPPK atas penggunaan dana tersebut.
"Batas pengajuan proposal dari kelompok pada 13 Januari 2014. Akhir Januari dana bantuan Presiden ditargetkan sudah dapat didistribusikan pada kelompok," katanya.
Ia mengharapkan pemanfaatan dana tersebut bisa lestari dan berkembang.
Oleh karena itu, katanya, mereka yang mendapatkan bantuan itu, diprioritaskan untuk usaha-usaha yang sudah berjalan, bukan yang usaha baru.
"Misalnya UKM yang sudah berproduksi tetapi ada kendala modal atau alat produksi, seperti usaha-usaha produksi makanan khas, olahan hasil pertanian, kerajinan. Dan untuk usaha tani yang mendapat bantuan contohnya usaha ternak dan perikanan," katanya.
Tidak menutup kemungkinan, kata dia, jika pengelolaan atas dana bergulir tersebut dikelola secara baik, akan ditambah bantuan dana APBD Sleman.
(V001)
Pewarta : Oleh Victorianus Sat Pranyoto
Editor:
Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
