Peterhansel diminta urungkan niat juarai Reli Dakar ke-12 kalinya

id reli dakar 2014

Peterhansel diminta urungkan niat juarai Reli  Dakar  ke-12 kalinya

Ilustrasi peserta Reli Dakar (Foto otomotif.antaranews.com) (otomotif.antaranews.com)

El Salvador, Chile (Antara/AFP Jogja ) - Stephane Peterhansel memupus harapannya untuk memenangi gelar Reli Dakar ke-12 kalinya, karena tim Mini memintanya mengurungkan niat itu, sehingga berakhirlah serunya perlombaan menjelang akhir reli buas itu.  

Pereli Prancis itu, yang mengantungi enam gelar di kategori sepeda motor dan lima di jenis roda empat, mengakhiri tahapan ke-11 dari Antofagasta ke El Salvador di Chile -- sepanjang 605 kilometer, merupakan terpanjang dalam event itu -- di urutan keempat, 14 menit
14 detik di belakang juara lintasan itu, Orlando Terranova.

Rekan setimnya yang mengendarai Mini, pemuncak klasemen umum, Nani Roma, di urutan kedua hari itu, terpaut hanya tiga menit di depan Peterhansel.

Pereli Spanyol, Roma, memimpin lomba dengan pautan waktu lima menit 32 detik, dengan sisa lomba dua tahapan lagi.  

"Perlombaan sudah berakhir. Kami menertawai diri kami sendiri dan menikmati hal ini," kata Peterhansel, yang kelihatan frustrasi dengan keputusan tim (team order) itu.  

"Tim meminta kami tidak ambil risiko. Ini membuat frustrasi karena kami selama ini sudah bekerja keras. Tetapi, bila Mini ingin tiga mobilnya di podium, dengan kecepatan yang kami lakukan di bagian depan, rasanya kami akan dapat melakukan apa yang kami inginkan," katanya.  

"Saya tahu ini bisa terjadi tetapi saya tidak menyangka mereka akan melakukan itu," tuturnya.  

Di kategori sepeda motor, pereli dari Spanyol, Marc Coma, yang berlomba di atas KTM, memenangi tahapan untuk ketiga kalinya pada lomba 2014 ini dan kini memimpin Joan Barreda di atas Honda, dengan beda waktu 52 menit 36 detik.  
Penerjemah: A.R. Loebis
    


Editor: Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar