Polres: Kecamatan Panjatan-Galur rawan konflik pemilu

id polres: kecamatan panjatan-galur

Polres: Kecamatan Panjatan-Galur rawan konflik pemilu

Kapolres Kulon Progo AKBP Yohanes Setiawan Widjonarko (Foto Dokumen Humas Polres Kulon Progo)

Kulon Progo (Antara Jogja) - Kepolisian Resor Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, memprediksikan daerah pemilihan V yakni Kecamatan Galur dan Panjatan rawan terjadi konflik pada saat Pemilu 2014.

"Berdasarkan analisa dan pengalaman Pemilu 2009, di dua kecamatan ini terjadi keributan dan penolakan terhadap pemilu," kata Kapolres Kulon Progo AKBP J Setiawan Widjonarko di Kulon Progo, Senin.

Ia mengatakan pihaknya membagi kerawasan pemilu dalam tiga kategori berdasarkan tingkat potensi konflik. Kategori ini meliputi aman, rawan satu, dan rawan dua.

"Kecamatan Galur dan Panjatan masuk kategori rawan satu. Nanti saat pendistribusian surat suara hingga penghitungan suara, kami akan menempatkan jumlah personel lebih banyak dibandingkan dengan daerah lainnya," kata Setiawasan.

Pada pelaksanaan pemilu, kata Setiawan, Polres Kulon Progo akan menerjunkan 652 personel atau sekitar 2/3 dari kekuatan yang ada. Dari hasil pemeriksaan, semua kendaraan maupun senjata api dalam kondisi bagus, dan siap untuk mengamankan pemilu.

Polres juga akan memberikan pelatihan lebih kepada pasukan antihuru-hara. Sebab pada pelaksanaan kemarin, kesiapan anggota dalam pengamanan masih kurang. Termasuk akan melakukan simulasi pengamanan dengan melibatkan 12 Polsek dan Polres.

"Polres siap mengamankan pemilu, semua sarana prasarana dan personel dalam kondisi prima,"katanya.

Sementara itu, lanjut Setiawan, ada lima tahapan yang menjadi fokus pihaknya dalam mengamankan Pemilu 2014. Yakni tahapan distribusi logistik, masa kampanye, masa tenang, masa pencoblosan, serta proses penghitungan suara.

"Lima tahapan ini sangat krusial terjadinya gesekan kepentingan dan pidana pemilu. Untuk itu, perlu adanya pemetaan dan pencegahan sedini mungkin," katanya.

Selain itu, upaya lain untuk menjaga situasi kamtibmas jelang pemilu, kata Setiawan, Polres Kulon Progo menggelar kegiatan "Cipta Kondisi Jelang Pemilu 2014" dengan melakukan kegiatan razia minuman keras, dan pemeriksaan kendaraan dijalan.

"Kegiatan ini dalam rangka menciptakan kondisi keamanan yang kondusif jelang pemilu. Harapannya, Pemilu 2014 berjalan tertib, aman dan demokratis tanpa terjadi gangguan keamanan," katanya.

(KR-STR)
Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar