Logo Header Antaranews Jogja

Dewan: keterwakilan perempuan di parlemen pengaruhi kebijakan

Rabu, 19 Maret 2014 19:21 WIB
Image Print
Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Supriyani Astuti. (foto Mamiek/Antara)

Gunung Kidul (Antara Jogja) - Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Supriyani Astuti, mengatakan keterwakilan perempuan di parlemen mampu mempengaruhi kebijakan untuk kaum perempuan.


Supriyani di Gunung Kidul, Rabu mengatakan perubahan kebijakan tidak hanya di DPR pusat, namun juga di daerah.


"Peran serta perempuan di parlemen bisa dilihat dari meningkatnya alokasi anggaran untuk kaum perempuan, serta anggaran untuk usaha kecil di Kabupaten Gunung Kidul," katanya.


Menurut dia, setelah banyak srikandi dewan (perwakilan perempuan) di dewan sekarang alokasi anggaran untuk kegiatan perempuan meningkat 75 persen.


Dia mengklaim penilaiannya tersebut berdasarkan hasil analisis dari Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Keluarga Berencana (BPMPKB). Peraturan Daerah (Perda) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) yang dihasilkan dari inisiatif DPRD Gunung Kidul pada pertengahan 2013 lalu, diakui Supriyani, juga merupakan bukti riil pengaruh perempuan dalam kebijakan.


Menurutnya, perda tersebut lahir karena melihat banyaknya tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak di Gunung Kidul.


Ibu dari tiga anak yang kini kembali mencalonkan diri menjadi caleg DPRD Gunung Kidul dari Dapil II nomor urut 1 ini mengaku, kaum perempuan di pelosok desa saat ini sudah berani seiring dengan gencarnya sosialisasi peningkatan perempuan dalam pembangunan daerah.


"Setelah kami datangi ke desa-desa, ibu-ibu lebih terbuka karena merasa punya wakil untuk menyampaikan aspirasinya," kata dia.


Alumni Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) 2002 ini merasa masih banyak permasalahan kaum perempuan yang perlu digali sebagai dasar merubah kebijakan.


Menurut Supriyani, banyak perempuan yang hanya terbuka menyampaikan aspirasinya ketika disosialisasikan oleh sesama perempuan.


"Mereka (perempuan) banyak yang baru sadar bahwa kegiatannya dapat didanai oleh pemerintah," kata Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Demokrat ini.

(KR-STR)



Pewarta :
Editor: Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2026