Sail Raja Ampat dorong percepatan pariwisata bahari

id sail raja ampat

Sail Raja Ampat dorong percepatan pariwisata bahari

logo Sail Raja Ampat, Papua Barat (dekin.pkp.go.id)

Jakarta (Antara Jogja) - Sail Raja Ampat 2014 dengan puncak acara yang dijadwalkan digelar di Raja Ampat, Papua Barat pada 21 Juni 2014, dan rencananya dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, bakal mendorong percepatan pariwisata bahari Indonesia.

"Sejumlah kementerian/lembaga terlibat dan menyinergikan program sehingga dapat mendorong percepatan pembangunan pariwisata bahari utamanya di wilayah Papua Barat," kata Ketua Pelaksana Sail Raja Ampat  Sharif Cicip Sutardjo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Menurut Sharif, yang juga Menteri Kelautan dan Perikanan itu,  melalui pembangunan pariwisata bahari maka diharapkan dapat memberikan nilai tambah dan meningkatkan perekonomian masyarakat di Papua Barat.

Apalagi, ia memaparkan bahwa keindahan alam dan panorama laut di Kepulauan Raja Ampat dinilai akan menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara.

Menteri Kelautan dan Perikanan menuturkan, penyelenggaraan ajang internasional Sail Raja Ampat 2014 dilakukan pemerintah dalam rangka pelaksanaan pembangunan serta kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan.

"Kegiatan sail juga menjadi model percepatan pembangunan daerah kepulauan dan daerah terpencil," ucapnya.

Selain itu, menurut Sharif, acara Sail Raja Ampat juga sangat efektif untuk mempromosikan wilayah Papua dan sekitarnya sebagai tujuan wisata nasional dan internasional.

Sebagaimana diketahui, tema dari Sail Raa Ampat 2014 adalah "Membangun Bahari, Menuju Raja Ampat ke Pentas Wisata Dunia.

Sementara itu, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono menyatakan tujuan Sail Raja Ampat juga dimaksudkan untuk mempercepat pembangunan di daerah, memperbaiki infrastruktur, serta menstimulasikan investasi di daerah pelaksanaan.

Agung menuturkan bahwa kondisi pemandangan alam di Papua Barat juga layak dijadikan wisata kelas dunia. "Di sana ada 'Geo Park' (Taman Bumi) yang lebih bagus dari Halong Bay di Vietnam," ujarnya.

Selain itu, menurut Menko Kesra, acara puncak Sail Raja Ampat diselenggarakan pada 21 Juni agar bisa berbarengan dengan perayaan Festival Sentani di Papua yang digelar pada 19 Juni.
(M040)

Pewarta :
Editor: Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar