Siwo PWI Pusat apresiasi penyelenggaraan Porwada DIY

id siwo pwi pusat

Siwo PWI Pusat apresiasi penyelenggaraan Porwada DIY

Persatuan Wartawan Indonesia (Foto antaranews.com)

Jogja (Antara Jogja) - Ketua Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia Pusat Raja Parlindungan Pane memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Pekan Olahraga Wartawan Daerah, Daerah Istimewa Yogyakarta, 21-27 April 2014.

"Pada 2011 saya berada di Yogyakarta untuk pertama kali digelar Porwada DIY, dan ini adalah salah satunya pekan olahraga daerah di seluruh Siwo di Indonesia," katanya dalam pembukaan Porwada II DIY di Gedung Among Rogo Yogyakarta, Senin malam.

Menurut dia, dalam Porwada DIY pertama pada 2011 setidaknya telah menghasilkan sekitar 80 atlet dari unsur wartawan yang bertugas di wilayah DIY, dan telah mengikuti Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada 2013.

"Yogyakarta memang istimewa, begitu juga para wartawannya juga istimewa, karena Porwada yang satu-satunya ini yang akan diikuti Sumatera Utara, mereka akan mengadakan Porwada untuk seleksi menuju Porwanas di Jawa Barat pada 2016," katanya.

Raja Parlindungan Pane mengatakan Porwanas merupakan tujuan terakhir dari Porwada, disamping untuk mempererat sulaturahmi di antara seluruh komponen insan pers, baik wartawan politik, maupun wartawan olahraga, karena para jurnalis tidak bisa saling bertemu dalam bertugas.

"Melalui Porwada ini kita bisa saling bertemu satu sama lain, sehingga silaturahmi bisa dicapai secara bersama," katanya.

Sementara itu, Ketua Siwo PWI Yogyakarta Janu Riyanto dalam laporannya mengatakan Porwada DIY ke-2 ini diikuti sekitar 300 wartawan yang bertugas di wilayah empat kabupaten dan satu kota di DIY.

"Porwada ini akan mempertandingkan sembilan cabang olahraga (cabor), yakni sepak bola, futsal, bulu tangkis, tenis meja, tenis lapangan, bola voli, atletik, catur, dan biliar, kemudian brigde untuk kategori eksebisi," katanya.

Menurut dia, DIY menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang mengadakan Porwada sebagai tahapan persiapan menuju Porwanas, dan Porwada kali ini diadakan selain untuk menjaring atlet untuk Porwanas pada 2016, juga sebagai ajang silaturahmi antarwartawan DIY.

"Peserta Porwada sudah diverifikasi, sehingga mereka adalah benar-benar wartawan yang tugas jurnalistiknya di lapangan, bukan atlet yang diwartawankan. Kontingen PWI DIY tidak akan mencoreng citra daerah dengan memasukkan atlet untuk Porwanas," katanya.

(KR-HRI)
Pewarta :
Editor: Regina Safrie
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar