Disbudparpora gelar pentas angguk di Gua Kiskendo

id tari angguk kulonprogo

Disbudparpora gelar pentas angguk di Gua Kiskendo

Tarian Angguk dari Kulon Progo ditampilkan dalam Gelar Seni Sepanjang Tahun di area Taman Budaya Yogykarta (TBY). Minggu, (17/2). FOTO ANTARA/ Wisnu Wijaya/Ags/13. ()

Kulon Progo, (Antara Jogja) - Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, bekerjasama dengan kelompok sadar wisata Gua Kiskendo Kacamatan Girimulyo menyelanggarakan kegiatan macing hingga pentas seni angguk.

Kepala Bidang Pemasaran Disbudparpora, Hudi Priyani di Kulon Progo, Jumat, mengatakan, kegiatan pentas seni di objek wisata Gua Kiskendo ini untuk mendukung Keistimewaan DIY, dan mendukung kegiatan pelaku Desa Wisata Jatimulyo.

"Kegiatan pariwisata dan budaya ini memang dalam rangka mendukung Keistimewaan DIY. Kebetulan dari Dinas Pariwisata DIY ada kegiatan budaya, maka kami satukan dengan acara pokdarwis di Jatimulyo," kata Hudi.

Ia mengatakan, pelaksanaan petas seni dan berbagai lomba akan dilaksanakan Sabtu dan Minggu, 7-8 Juni.

Kegiatan Pokdarwis Gua Kiskendo bekerja sama dengan Disbudparpora Kulon Progo dan Dinas Pariwisata DIY antara lain lomba latihan bersama burung berkicau, lomba mancing bersama, lomba senam lansia dan pentas seni tradisi "Jogja Memang Istimewa".

Kegiatan pentas seni dilaksanakan pada Minggu yakni Angguk Sekar Kencana dan Angguk Margi Mulyo.

"Kami mentargetkan jumlah pengunjung di Gua Kiskendo lebih dari 1.000 orang atau mampu menyumbang retribusi sebesar Rp35 juta - Rp40 juta," kata Hudi.

Kasi Objek Sarana dan Prasarana Pariwisata Disbudparpora Kulon Progo, Kuat Tri Utama mengatakan, objek wisata wilayah utara berkembang pesat seiring membaiknya infrastruktur jalan dan sarana-prasarana lain.

Pada 2014 ini, lanjut Kuat, Dispar DIY telah menganggarkan Rp1,1 miliar untuk pengembangan Gua Kiskendo dan Suroloyo.

Pengembangan Gua Kiskendo dianggarkan sebesar Rp500 juta untuk membangun kios kuliner, jogging track, dan mushola. Sedangkan anggaran Rp600 juta untuk pengembangan Suroloyo digunakan untuk pembuatan lahan parkir dan panggung terbuka.

Selain itu, lanjutnya, Pemerintah DIY memberikan anggaran untuk pelebaran jalan menuju objek wisata Suroloyo dan kawasan agrowisata dan wisata religi Banjaroya.

"Rencananya, tikungan-tikungan jalan menuju objek wisata diratakan dan jalan diperlebar. Hal itu bertujuan, bus-bus pariwisata dapat menuju lokasi. Saat ini, jalan menuju Suroloyo dan Sedangsono masih didominasi kendaraan pribadi," ucapnya.
(U.KR-STR)
Pewarta :
Editor: Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar