Logo Header Antaranews Jogja

Indonesia rebut enam emas "Parabadminton Championship"

Jumat, 13 Juni 2014 23:47 WIB
Image Print
Ilustrasi (Foto antaranews.com)

Solo (Antara Jogja) - Atlet Indonesia berhasil merebut enam medali emas dari sembilan nomor yang dipertandingkan pada turnamen bulu tangkis "Indonesia Open Parabadminton Championship 2014" di GOR Sritex Arena Solo, Jawa Tengah, Jumat malam.

Enam medali emas untuk Indonesia tersebut melalui nomor ganda campuran (XD-8), Suryo Nugroho/Sadyah Khalimatus; ganda putri (WD-8), Sadyah Kalimatus/Ratri Leani; ganda putra (MD-7)Ukun Rukaedi/Hary Susanto.

Tiga emas lainnya direbut dari nomor tunggal putri (WS-Combinastion), Ratri Lean; tunggal putra (MS-SL4), Hary Susanto, dan tunggal putra (MS-SL3).

Tiga medali emas yang lepas dari atlet Indonesia yakni pada nomor tunggal putra (MS-Sus) yang rebut pebulutangkis asal Malaysia, Liek Hou Cheah, tunggal putra kursi roda (MS-WH2) direbut pebulutangkis asal Hong Kong, HoYuan Chan, sedangkan ganda putra (MD) disandang atlet dari Malaysia lainnya pasangan Liek Hou Cheah/Laiman Suhaili.

Turnamen agenda tunggal parabadminton yang pertama digelar di Kota Solom Jawa Tengah, Indonesia tersebut diikuti sebanyak 50 pebutangkis baik putra maupun putri dari delapan negara, yakni Polandia, Singapura, India, Hong Kong, Thailand, Malaysia, Korea Selatan, dan tuan rumah Indonesia.

Pada acara penyerahan medali dihadiri dan dilakukan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo yang didampingi Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo, dan Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Indonesia,Senny Marbun.

Menpora dalam kesempatan itu mengatakan pihaknya menyambut gembira dengan digelarnya agenda tunggal parabadminton di Kota Solo merupakan sentralnya NPC Indonesia yang sudah semakin dikenal negara di dunia.

Menurut Menpora, NPC Indonesia juga membuat terkejut di negara-negara Asian karena menjadi juara umum ASEAN Para Games, di Myanmar 2014.

"Indonesia pada turnamen parabadminton juga berhasil menjadi juara umum dengan memperoleh enam medali dari sembilan nomor yang diperebutkan," kata Roy Suryo.

Kendati demikian, Menpora minta atlet paralympian terus berkarya dan berprestasi serta tidak ada batas dengan atlet lainnya. Semuanya yang berprestasi ikut mengharumkan nama bangsa dan negara.

Menurut Ketua Umum NPC Indonesia, Senny Marbun, Indonesia dalam turnamen tersebut menargetkan hanya merebut tiga hingga empat medali emas. Namun, pebulutangkis Indonesia berhasil merebut enam emas. "Ini merupakan prestasi bagus yang perlu dikembangkan untuk persiapan APG mendatang," katanya.

Selain itu, Indonesia juga sebagai pelopor cabang olahraga bulu tangkis dengan tujuan selain mencari atlet berprestasi, juga agar cabor itu, dapat dipertandingan pada tingkat Paralympic 2020 di Tokyo, Jepang.

Sementara daftar selengkapnya atlet perolehan medali emas, perak, perunggu, pada Indonesia Open Parabadminton Championship 2014 nomor ganda campuran: 1. Suryo Nugroho/Sadyah Kalimatus, 2. Fredy Setiawan/Ratri Leani, 3. Laiman Suhaili/Nipada Saensupa (Malaysia/Thailand) 3. Dwiyoko /Larti (Indonesia).

Ganda Putri: 1. Sadyah Kalimatus/Ratri Leani, 2. Nipada Saensupa/Chanida Srinavakul (Thailand), 3. Wannaphatdee Kamtam/Sudsaifon Yopda (Thailand). Ganda Putra: 1. Ukun Rukaendi/Hary Susanto, 2. Dwiyoko/Fredy Setiawan, 3. Boregowda Anand Kumar/Sarkar Manoj (India), 3. Omar Bakri/Tiam Ann Yau (Malaysia)

Ganda Putra: 1. Liek Hou Cheah/Laiman Suhaili (Malaysia), 2. Imam Kunantoro/Suryo Nugroho, 3. Wai Hwa Kelvin Pung/Wei Ming Tay (Singapore). Kombinasi: 1. Ratri Leani (Indonesia), 2.Sadyah Kalimatus (Indonesia), 3. Larti Larti (Indonesia), 3. Sudsaifon Yopda (Thailand).

Nomor kursi roda (Wheel Chair): 1. Ho Yuen Chan (Hongkong), 2. Sun Chul Kim (Korsel), 3. Agus Budi Utomo (Indonesia), 4. Sudsaifon Yopda (Thailand). Tunggal Putra SU 5: 1. Liek Hou Cheah (Malaysia), 2. Kurnia Oddie (Indonesia), 3. Suryo Nugroho (Indonesia), 3. Imam Kunantoro (Indonesia).

Tunggal Putra SL4: 1. Hari Susanto (Indonesia), 2. Omar Bakri (Malaysia), 3. Boregowda Anand Kumar (India), 3. Fredy Setiawan (Indonesia). Tunggal Putra SL3: 1. Ukun Rukaendi (Indonesia), 2. Sarkar Manoj (India), 3. Abdul Malek Muhammed Huzairi (Malaysia). 4. Dwiyoko (Indonesia).

(B018)



Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026