Satu arah Simanjuntak kurangi kepadatan 30 persen

id jalan

Satu arah Simanjuntak kurangi kepadatan 30 persen

ilustrasi FOTO ANTARA/Noveradika/12 ()

Yogyakarta (Antara Jogja) - Perubahan arus lalu lintas di Jalan C. Simanjuntak menjadi satu arah diperkirakan mampu mengurangi volume kepadatan lalu lintas di ruas jalan tersebut hingga 30 persen terutama saat puncak jam sibuk.

"Saat masih diberlakukan dua arah, perbandingan kendaraan dari utara ke selatan dengan arus sebaliknya adalah 3:1. Oleh karena itu, saat arus diubah satu arah dari utara ke selatan, maka dapat menurunkan volume kendaraan sekitar 30 persen," kata Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Windarto di Yogyakarta, Senin.

Perubahan arus menjadi satu arah di Jalan C. Simanjuntak merupakan hasil koordinasi bersama dari berbagai instansi yang tergabung dalam Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan. Kebijakan tersebut mulai diberlakukan permanen sejak Senin (25/8) pukul 08.00 WIB setelah melalui serangkaian uji coba dan sosialisasi.

Dinas Perhubungan menurunkan sebanyak 18 petugas untuk membantu mengarahkan pengguna jalan yang dimungkinkan masih kebingunan dengan perubahan arus lalu lintas yang diberlakukan.

Petugas tersebut ditempatkan di sepanjang ruas Jalan C. Simanjuntak selama empat hari. "Wajar saja jika masih ada masyarakat yang belum mengetahui apabila ada perubahan arus lalu lintas. Namun, diharapkan dalam waktu tiga hari, pengguna jalan sudah terbiasa," katanya.

Selain petugas, Dinas Perhubungan dibantu Kepolisian Resor Kota Yogyakarta juga menempatkan sejumlah rambu lalu lintas, termasuk "water barrier" untuk memberikan tanda dan arahan kepada pengguna jalan agar tidak menerobos masuk.

"Selama satu bulan ini, petugas masih bisa memberikan toleransi apabila ada warga yang menerobos masuk. Ketetapan hukum rambu berlaku satu bulan sejak dipasang," katanya.

Windarto menyebut, perubahan arus lalu lintas menjadi satu arah di Jalan C. Simanjuntak tersebut juga diikuti dengan penyesuaian fase lampu lalu lintas di sejumlah titik.

"Ada pengurangan fase lampu lalu lintas di sejumlah titik sehingga harus diikuti penyesuaian lama waktu lampu hijau atau merahnya. Penyesuaian dilakukan, antara lain di simpang Mirota Kampus, simpang tiga Terban, dan simpang Tugu," katanya.

Sejumlah penyempurnaan juga akan dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas di Jalan C. Simanjuntak seperti membongkar pembatas jalan yang ada di simpang Mirota Kampus.

"Di pembatas jalan itu ada beberapa pohon. Kami akan bekerja sama dengan Badan Lingkungan Hidup (BLH) untuk memindahkan pohonnya. Jika pohon sudah dipindah, maka pembatas jalan bisa dibongkar," katanya.

Pemberlakuan arus lalu lintas di Jalan C. Simanjuntak tersebut juga diikuti dengan perubahan parkir tepi jalan umum hanya di satu sisi jalan. "Kami sudah berkoordinasi dengan 14 juru parkir yang ada di Jalan C. Simanjuntak," katanya.

Windarto menyebut, kondisi ruas jalan di Kota Yogyakarta dengan banyak persimpangan akan lebih efektif jika diubah menjadi satu arah. "Saat diubah satu arah, maka masyarakat tidak akan terlalu jaun jika harus berputar," katanya.

Perubahan arus lalu lintas di Jalan C. Simanjuntak tersebut akan diikuti dengan perubahan arus menjadi searah di ruas jalan lain, seperti di Jalan Prof. Yohanes, Jalan Kemasan dan Mondorakan.
(E013)
Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar