Pemasangan gorong-gorong Yogyakarta terhalang kabel

id saluran

Pemasangan gorong-gorong Yogyakarta terhalang kabel

Ilustrasi (antaranews.com)

Yogyakarta (Antara Jogja) - Pemasangan gorong-gorong di Jalan Kusumanegara Yogyakarta terhalang kabel milik PT Telkom yang tertanam di tanah dan belum dipindahkan oleh pemiliknya.

"Kami sudah memberitahukan PT Telkom agar memindahkan kabel, sejak tiga hari lalu. Hari ini kami mengulanginya lagi secara lisan agar perusahaan tersebut segera memindahkan kabelnya," kata Kepala Bidang Drainase dan Pengairan Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah Kota Yogyakarta Aki Lukman di Yogyakarta, Senin.

Menurut dia, terdapat dua penghalang yang sempat mengganggu pekerjaan perbaikan drainase di Jalan Kusumanegara tersebut yaitu pipa milik PDAM Tirtamarta dan kabel milik PT Telkom. Namun, PDAM sudah menggeser pipanya sehingga tidak lagi mengganggu pekerjaan perbaikan.

"Kami masih tunggu dari Telkom. Jika tidak segera memindahkan kabelnya, maka kabel terpaksa akan kami putus. Pemasangan kabel yang dilakukan sekarang pun tidak sesuai aturan karena kedalamannya tidak lebih dari 1,5 meter hanya 60 centimeter," katanya.

Aki menyebut, pekerjaan perbaikan drainase di Kusumanegara tersebut telah mencapai 70 persen dan ditargetkan pekerjaan pemasangan "box culvert" bisa diselesaikan tepat akhir September.

"Jika sudah selesai, maka jalan yang semula ditutup total akan kami buka meskipun masih akan ada pekerjaan di jalur lambat dan jika perhitungan kami tidak meleset maka pada 1 Oktober sudah bisa dilakukan pengaspalan," katanya.

Berdasarkan izin yang diperoleh dari kepolisian, penutupan jalan di Kusumanegara dari simpang tiga Gembira Loka Zoo hingga simpang empat Jalan Veteran maksimal dilakukan hingga Selasa (30/9) meskipun pekerjaan perbaikan tersebut dijadwalkan selesai total pada pertengahan Desember.

Saat ini, terdapat tiga ruas jalan di Kota Yogyakarta yang perlu diaspal ulang karena menjadi lokasi pekerjaan perbaikan infrastruktur, yaitu di Kusumanegara, Jazuli dan Ki Penjawi.

Aki mengatakan, akan mendahulukan pengaspalan di Jalan Kusumanegara karena jalan tersebut menjadi akses utama warga untuk masuk ke Kota Yogyakarta, kemudian baru ke Jalan Jazuli dan Ki Penjawi.

Total dana yang dianggarkan untuk perbaikan saluran drainase di Jalan Kusumanegara tersebut mencapai Rp2 miliar. Pemerintah Kota Yogyakarta merencanakan perbaikan saluran drainase dari Jalan Kusumanegara hingga Jalan Kenari secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran. Saluran drainase di ruas jalan tersebut sudah berusia tua, dan rawan ambles saat musim hujan.

(E013)
Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar