
Dinkes Kulon Progo sosialisasikan kanker leher rahim

Kulon Progo (Antara Jogja) - Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan sosialisasi mengenai kanker leher rahim guna memberikan penyadaran kepada masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan organ intim perempuan.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulon Progo Bambang Haryatno di Kulon Progo, Senin, mengatakan berdasarkan data statistik, penderita kanker tertingggi adalah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), salah satunya kanker leher rahim.
"Karena itu, masyarakat perlu diberi pengertian terkait kanker leher rahim. Sekarang sudah bisa diketahui imunisasi untuk mencegah kanker," katanya.
Ia meminta masyarakat untuk tidak malu lagi periksa serviks, karena dengan deteksi dini akan dapat dicegah sedini mungkin.
"Harapannya, masyarakat peserta sosialisasi ini bisa mendengarkan sebaik-baiknya, kemudian dapat diperiksa di puskesmas untuk mengetahui ada atau tidak kanker serviks di tubuhnya. Akan diperiksa apakah ada tanda-tanda penyakitnya, apabila masih kecil bisa diambil," katanya.
Dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Alfun Dhiya`an mengimbau masyarakat tidak malu-malu lagi memeriksakan diri sejak awal.
Ia mengatakan pernah ada kasus wanita umur 19 tahun yang menderita kanker serviks, bahkan usia 15 tahun pernah ada juga yang mengalami kanker.
"Apabila tahu sejak awal, persentasenya 99 persen sembuh jika diketahui sejak awal dan diobati," kata Alfun.
(.KR-STR)
Pewarta : Oleh Sutarmi
Editor:
Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026
