Bantul kirim perajin kaca pameran di Bangkok

id bantul kirim perajin

Bantul kirim perajin kaca pameran di Bangkok

Kabupaten Bantul

Bantul (Antara Jogja) - Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah mengirim perajin kaca untuk mengikuti pameran dagang "Bangkok Internasional Gift Fair" dan "Bangkok International Houseware Fair 2014" di Bangkok, beberapa waktu lalu.

"Kemarin di Bangkok tanggal 19 sampai 23 Oktober itu merupakan pameran sekaligus ajang pertemuan antara pengusaha dengan `buyer`, dan kami kirim dua perajin produk interior yang bergerak di bidang kaca," kata Kepala Disperindagkop Bantul, Sulistyanto, Senin.

Menurut dia, perajin yang dikirim dalam pameran internasional tersebut sudah sesuai dengan tema kegiatan, yakni produk interior dari kaca maupun plastik. Di Bantul kebetulan ada perajin kaca yang salah satunya memproduksi lampu aromaterapi.

Adapun pameran dagang tersebut, kata dia, dikemas dalam dua sesi, yakni dari 19 Oktober sampai 22 Oktober khusus untuk pertemuan dan transaksi antara pengusaha dengan buyer, kemudian pada hari terakhir atau 23 Oktober acara dibuka untuk umum.

"Produk interior berbahan kaca memang bermacam-macam, namun kami kirim dua perajin salah satunya perajin kaca untuk aromaterapi. Dan di Bantul produk ini baru berkembang," kata Sulistyanto.

Ia mengatakan, dari Indonesia terdapat beberapa pengusaha di bidang kaca, selain dari Bantul yang mengirimkan dua perajin, dari Jakarta mengirim satu orang perajin kemudian dari Bali mengirimkan dua perajin.

"Setiap perajin memiliki ciri masing-masing, misalnya kalau dari Bali lebih cenderung model, sementara Bantul lebih banyak seninya, cukup menarik, dan buyer tidak hanya lokal, namun dari Jepang, Korea juga Amerika," katanya.

Pihaknya berharap, ajang tingkat internasional ini dapat membantu promosi kerajinan dari daerah, dan meningkatkan ekspor kerajinan produk Indonesia ke berbagai negara tujuan, seperti negara-ngara di Eropa, Amerika dan Asia.

"Untuk Bantul sendiri ada sepuluh transaksi selama kegiatan, baik buyer dari luar negeri maupun buyer lokal, makanya harapannya ajang internasional terus diadakan, dan tiap tahun tema pameran berbeda-beda," katanya.

(KR-HRI)
Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar