
Nelayan Gunung Kidul diminta ajukan bantuan kapal

Gunung Kidul (Antara Jogja) - Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengharapkan nelayan segera mengajukan bantuan kapal nelayan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Gunung Kidul Agus Priyanto di Gunung Kidul, Kamis, mengatakan sampai saat ini belum ada satu pun kelompok nelayan mengajukan permohonan bantuan.
"Bantuan kapalnya sebesar 10 grosston dan saat ini sudah disosialisaikan, tetapi belum ada yang mengajukan bantuan," kata Agus.
Ia mengatakan bantuan nelayan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini, khusus bagi nelayan asli Gunung Kidul.
"Bantuan ini untuk nelayan Gunung Kidul, tetapi tidak ada yang mengajukan. Bila ada akan langsung diajukan ke pusat," katanya.
Agus mengatakan bantuan ini sebenarnya untuk membantu nelayan mencari hasil tangkapan lebih banyak. Kapal dengan bobot 10 grosston bisa melaut 25 mil ke atas dengan hasil tangkapan lebih bervariasi seperti ikan tuna, cakalang dan tongkol. "Kalau nelayan mau, bisa berlayar lebih jauh dan hasilnya akan melimpah," katanya.
Sementara itu, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Gunung Kidul Rujimanto mengatakan pihaknya tertarik untuk mengajukan.
Namun demikian, sejumlah kendala akan dihadapi salah satunya tidak adanya dermaga di wilayah tengah. "Saat ini, dermaga adanya di Sadeng yang jaraknya jauh dari Pantai Ngandong. Otomatis hal ini akan berdampak terhadap biaya operasional," kata Rujimanto.
Dia mengatakan masalah lainnya, ialah nelayan masih perlu beradaptasi dengan peralatan kapal dengan teknologi baru. Nelayan perlu pembelajaran untuk mengoperasikannya. "Yang paling penting perlu mengasah kemampuan nelayan untuk menggunakan kapal tersebut nantinya," kata dia.
(KR-STR)
Pewarta : Oleh Sutarmi
Editor:
Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026
