DIY gencarkan kampanye gemarikan tingkatkan konsumi ikan

id ikan

DIY gencarkan kampanye gemarikan tingkatkan konsumi ikan

Ilustrasi (Foto antara)

Yogyakarta (Antara Jogja) - Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Istimewa Yogyakarta akan menggencarkan kampanye gerakan masyarakat makan ikan untuk meningkatkan konsumsi ikan masyarakat setempat yang dinilai masih rendah dibanding daerah lain.

"Kalau dibandingkan nasional dan provinsi lain, konsumsi ikan per kapita di DIY paling rendah di Indonesia," kata Kepala Bidang Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Daerah Istimewa YOgyakarta (DIY), Suwarman Partosuwiryo di Yogyakarta, Senin.

Menurut dia, program gerakan masyarakat makan ikan (gemarikan) akan kembali diimplemtasikan dengan berbagai sarana sosialisasi yang akan menyasar sekolah mulai Paud, TK, SD, hingga SMA, serta berbagai kelompok pertemuan masyarakat.

Sosialisasi gemarikan juga akan dilakukan dengan memanfaatkan mobil alih teknologi ikan (ATI) yang akan mampu menjangkau masyarakat di pelosok desa. Mobil itu juga dilengkapi dengan sarana pengolahan ikan modern.

"Dengan demikian kami bukan hanya mensosialisasikan, namun juga menunjukkan difersifikasi cara memasak ikan," kata dia.

Suwarman menyebutkan pada 2013 tingkat konsumsi ikan masyarakat DIY masih berkisar 14,75 kilogram per kapita per tahun. Selanjutnya pada 2014 meningkat menjadi 21,15 kilogram per kapita pertahun.

Meski demikian, tingkat konsumsi ikan tersebut masih jauh dibanding angka nasional yang telah mencapai 36,27 kilogram per kapita per tahun pada 2014.

"Yang tinggi tingkat konsumsi ikannya sampai sekarang masih wilayah Indonesia Timur seperti Maluku, sementara paling rendah memang di DIY," kata dia.

Kendati demikian, ia mengatakan, produksi ikan tangkap maupun budi daya di DIY masih tidak mampu mencukupi kebutuhan ikan masyarakat. Pada 2014, produksi ikan tangkap di DIY masih mencapai 6.997 ton, sementara kebutuhan ikan penduduk DIY pada 2015 diperkirakan mencapai 101.638 ton.

"Jelas kami masih mendatangkan ikan dari luar daerah untuk mencukupi kebutuhan ikan penduduk DIY yang mencapai tiga juta orang lebih," kata Suwarman. 

.L007
Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar