Logo Header Antaranews Jogja

DPRD Bantul dorong pembangunan dermaga kapal ikan

Minggu, 7 Juni 2015 10:49 WIB
Image Print
ilustrasi (Foto ANTARA/Mamiek)

Bantul (Antara Jogja) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mendorong pemerintah membangun dermaga kapal ikan di pantai selatan setempat untuk mendukung peningkatan produksi perikanan tangkap.

"Sebenarnya kalau di Bantul yang dibutuhkan saat ini semacam dermaga untuk kapal-kapal karena saat ini kapal-kapal Bantul tidak berlabuh di Bantul," kata Ketua Komisi B DPRD Bantul Widodo di Bantul, Minggu.

Menurut dia, Bantul yang memiliki potensi perikanan di sepanjang pantai selatan kurang lebih 13 kilometer tersebut, saat ini belum mempunyai semacam tempat berlabuh perahu-perahu maupun kapal ikan.

Akibatnya, kata Widodo, kelompok nelayan Bantul yang mengoperasikan kapal ikan berkapasitas di atas 10 groston harus menitipkan armada laut itu di pelabuhan Sadeng, Kabupaten Gunung Kidul, DIY.

"Kalau seperti ini kan berarti hasil perikanan yang dibawa nelayan Bantul di Sadeng yang menikmati orang-orang sana (Gunung Kidul), mungkin kalau ada dermaga (hasil perikanan) bisa menjadi milik Bantul," katanya.

Sementara itu, terkait dengan rencana pembangunan pangkalan pendaratan ikan di Pantai Pandansimo Bantul, pihaknya memberikan respon positif, sebab selain bisa meningkatkan produksi perikanan juga memudahkan dalam pengawasan.

Apalagi, kata dia, menurut informasi yang diterima lembaga legislatif ini, ada salah satu dari beberapa kapal ikan milik Bantul yang dititipkan di Pelabuhan Sadeng mangkrak karena mengalami kerusakan.

"Sangat bagus sekali, karena Bantul punya laut tapi tidak punya pangkalan. Kemarin katanya ada satu kapal yang tidak dimanfaatkan karena kesulitan biaya perbaikan, karena tidak ada di Bantul, kami kesulitan mengontrol," katanya.

Sementara itu, Kabid Kelautan dan Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bantul, Yuswarseno mengatakan, disediakan lahan seluas 16 hektare untuk mewujudkan rencana pembangunan pangkalan pendaratan ikan di Pantai Pandansimo.

"Untuk membangun pangkalan pendaratan ikan itu minimal luasnya dua hektare, akan tetapi Bantul punya 16 hektare, sehingga tidak menutup kemungkinan bisa terus dikembangkan," katanya.
KR-HRI



Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026